LPBI NU Kendal Kirim 11 Relawan Ikuti Jambore NU Peduli Jateng di Semarang

LPBI NU Kendal Kirim 11 Relawan Ikuti Jambore NU Peduli Jateng di Semarang
ABDUL GHOFUR. JAMBORE NU - Relawan LPBI NU Kendal pose bersama di sela mengikuti jambore NU peduli Jawa Tengah.
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Sebanyak 11 relawan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore NU Peduli Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad (24–26/7/2026), bertempat di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang.

Pengiriman para relawan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LPBI NU Kendal dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan sumber daya manusia di bidang penanggulangan bencana.

Peserta yang diberangkatkan tidak hanya berasal dari LPBI NU, tetapi juga melibatkan unsur relawan dari berbagai lembaga dan badan otonom di lingkungan NU, seperti LAZISNU, Garda Fatayat (Garfa), Corps Brigade Pembangunan (CBP), dan Korp Pelajar Putri (KPP). Keterlibatan lintas lembaga ini diharapkan dapat memperkuat sinergi internal sekaligus memperluas jaringan relawan kebencanaan di tingkat daerah maupun provinsi.

Baca Juga:Musim Panen Tembakau Kendal, Petani Optimistis Harga Naik di Tengah KemarauKemenag Batang Kaji Haji 2027, Jemaah Hanya Bayar Rp18 Juta di Pelunasan

Ketua LPBI NU PCNU Kendal, Adib Maulana, menyampaikan bahwa pengiriman 11 relawan tersebut merupakan wujud komitmen organisasi dalam membekali para anggotanya dengan kemampuan teknis, pengalaman lapangan, dan jejaring yang mumpuni. Menurutnya, bekal tersebut menjadi modal penting agar relawan mampu bergerak cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat di tengah masyarakat.

“Kami bersyukur dapat mengirimkan 11 relawan mengikuti jambore ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menambah pengetahuan, pengalaman, sekaligus meningkatkan ketangguhan relawan dalam merespons bencana. Harapannya, setelah kembali mereka semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Adib saat melepas keberangkatan para relawan, Minggu (26/7/2026) sore.

Adib menambahkan bahwa kolaborasi antarbadan otonom di lingkungan NU menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun sistem kepalangmerahan yang solid, terlatih, dan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan. Sinergi ini pula yang menurutnya akan memperkuat fondasi gerakan kebencanaan berbasis komunitas di Kabupaten Kendal.

Sementara itu, Ketua LPBI NU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Puji Wibowo, menegaskan bahwa Jambore NU Peduli Jawa Tengah bukan sekadar ajang pertemuan rutin para relawan.

Lebih dari itu, forum ini dirancang sebagai wahana strategis untuk memperkuat kapasitas, membangun jejaring lintas daerah, dan menyamakan pola serta prosedur penanganan kebencanaan di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

0 Komentar