AKBP Ratna menegaskan bahwa Polres Kendal tidak akan mentolerir kejahatan jalanan maupun aksi kelompok remaja yang membawa senjata tajam. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan patroli siber sebagai instrumen deteksi dini untuk mencegah potensi tawuran sebelum terjadi.
“Kami imbau kepada seluruh remaja agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan di media sosial. Masa depan mereka jauh lebih penting dibandingkan harus berurusan dengan hukum. Polres Kendal akan bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (fur)
