“Api sangat cepat membesar. Karena angin kencang, sekitar 10 sampai 15 menit rumah sudah habis. Alhamdulillah, saya, istri, dua anak yang masih balita dan ibu berhasil keluar,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Dakirin hanya sempat menyelamatkan satu lemari. Dokumen penting seperti ijazah, BPKB, STNK, uang tunai, kulkas, dan sebagian besar perabotan ikut terbakar.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami sudah kehilangan hampir seluruh harta benda. Semoga semua yang membantu mendapat keberkahan rezeki dan dilancarkan segala urusannya,” harapnya. (fur)
