303 Siswa SMA Kajen Ikuti Pelatihan AI dari Polres Pekalongan, Bekali Literasi Digital

303 Siswa SMA Kajen Ikuti Pelatihan AI dari Polres Pekalongan, Bekali Literasi Digital
PELATIHAN PAHAM AI: Ratusan siswa SMA Negeri 1 Kajen mengikuti pelatihan program Paham Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Pekalongan, Selasa (11/8/2026).Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Sebanyak 303 siswa SMA Negeri 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan, mengikuti pelatihan program Paham Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Polres Pekalongan pada Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memperkenalkan teknologi AI kepada generasi muda sejak dini, sekaligus membekali mereka dengan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.

Pelatihan menghadirkan trainer dari internal Polres Pekalongan serta anggota Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres setempat. Para siswa diperkenalkan pada konsep dasar AI, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik menggunakan platform Senopati Academy sebagai sarana pembelajaran digital.

Baca Juga:BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempa di Kendal, Warga Dilatih Hadapi GuncanganJalan Berbatu Toso-Kluwih Kini Mulus Berkat TMMD, Mobilitas Warga Melonjak

Dalam sesi teknis, siswa diajarkan langkah demi langkah mulai dari pembuatan akun, verifikasi data, pengisian biodata, hingga cara mengakses dashboard pembelajaran.

Mereka juga dibiasakan menggunakan berbagai fitur interaktif yang tersedia, seperti Cerita Jeda dan Live Session Paham AI yang dipandu langsung oleh trainer.

Materi pelatihan disusun dalam beberapa modul yang masing-masing dilengkapi dengan pretest dan posttest. Metode ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah menerima materi, sehingga efektivitas pelatihan dapat terukur dengan jelas.

Selama sesi berlangsung, trainer menyampaikan materi melalui slide room interaktif, sementara siswa mengikuti menggunakan kode akses khusus yang telah disiapkan.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang agar siswa tidak sekadar mengenal AI sebagai istilah, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara produktif dalam konteks pembelajaran dan pengembangan diri.

“AI adalah teknologi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kami ingin para pelajar memahami cara memanfaatkannya secara positif, bijak, dan bertanggung jawab—bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk mendukung proses belajar mereka,” ujar Suwarti.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa literasi AI juga mencakup aspek etika. Siswa diajarkan bahwa kecerdasan buatan adalah alat bantu yang seharusnya mendorong kreativitas dan efisiensi, bukan digunakan secara sembarangan yang justru dapat menimbulkan dampak negatif.

Baca Juga:Patroli Gabungan 42 Personel Antisipasi Karhutla di Jalur Rawan PekalonganSPPG Kendal Diminta Serap Telur Peternak Lokal untuk MBG

“Harapan kami, siswa tidak hanya memahami teknis, tetapi juga memiliki kesadaran etis dalam menggunakan AI. Teknologi ini akan sangat bermanfaat jika digunakan pada tempatnya,” tambahnya.

0 Komentar