PCNU Kota Pekalongan Gelar Upacara HUT RI ke-81, Tekankan Kedaulatan dan Khidmah Jelang Muktamar ke-35

PCNU Kota Pekalongan Gelar Upacara HUT RI ke-81, Tekankan Kedaulatan dan Khidmah Jelang Muktamar ke-35
WAHYU HIDAYAT. UPACARA – PCNU Kota Pekalongan menggelar Upacara Bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Gedung Aswaja, Kota Pekalongan, Senin (17/8/2026) pagi.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di halaman Gedung Aswaja, Kota Pekalongan, pada Senin (17/8/2026) pagi, dengan suasana yang khidmat, tertib, dan sarat akan semangat nasionalisme.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pengurus PCNU, mulai dari unsur Mustasyar, Syuriyah, Tanfidziyah, hingga lembaga-lembaga di bawah naungan NU. Tak ketinggalan, perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC), pengurus ranting, serta berbagai Badan Otonom (Banom) turut hadir. Ratusan siswa dari TK dan SD Islam Nusantara Kota Pekalongan beserta para guru dan ustaz-ustazah juga memeriahkan jalannya upacara.

Puncak kekhidmatan upacara terlihat saat tiga anggota Garda Fatayat Nahdlatul Ulama (Garfa) Kota Pekalongan bertugas sebagai pengibar bendera Merah Putih. Mereka sukses menjalankan amanat dengan lancar hingga akhir rangkaian upacara.

Baca Juga:MUI Kendal Resmi Punya Ketua Umum Baru, Fasilitas Ibadah di Kawasan Industri Jadi SorotanMuhammadiyah dan Polres Kendal Sepakat Perkuat Sinergi Tangkal Tawuran hingga Judi Online

Wakil Ketua PCNU Kota Pekalongan, Ustaz Muhammad Yusuf, S.Pd.I., bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia membacakan pesan yang mengaitkan tema nasional peringatan tahun ini, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, dengan nilai-nilai dasar ke-NU-an.

Ustaz Yusuf mengingatkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia yang berlangsung selama 350 tahun sebelum kemerdekaan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bukti ketahanan dan kegigihan antargenerasi yang mendapat ridha dari Allah SWT.

“Kemerdekaan ini adalah hasil dari ikhtiar, doa, dan tawakal. Perjuangan 350 tahun menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh dan layak menjadi teladan bagi dunia,” tuturnya di hadapan peserta upacara.

Peringatan HUT ke-81 RI kali ini juga dimaknai sebagai momen refleksi bagi warga NU, khususnya dalam rangka memperkuat kedaulatan umat serta meningkatkan khidmah (pengabdian) organisasi menjelang gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang direncanakan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Dalam amanatnya, Ustaz Yusuf menguraikan tiga pilar utama dari tema kemerdekaan tahun ini. Pertama, Berdaulat. Bagi warga NU, kedaulatan diwujudkan melalui kemandirian dalam berpikir dan bertindak, seperti penguatan ekonomi umat, pengembangan pesantren, serta pemberdayaan sekolah-sekolah di lingkungan NU Kota Pekalongan.

0 Komentar