Polres Kendal Gandeng Ojol, Komunitas Siap Jadi Mata dan Telinga Kamtibmas

Polres Kendal Gandeng Ojol, Komunitas Siap Jadi Mata dan Telinga Kamtibmas
ABDUL GHOFUR. SILATURAHMI - Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy berdialog bersama komunitas ojek online dalam rangka memperkuat sinergi menjaga Kamtibmas di Kabupaten Kendal, Sabtu (22/8/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Polres Kendal menjalin sinergi dengan komunitas ojek online (Ojol) se-Kabupaten Kendal guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kolaborasi ini dibangun melalui kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Lapangan Indoor Polres Kendal, Sabtu (22/8/2026), dan dihadiri oleh perwakilan komunitas Grab/Ojol dari berbagai wilayah, meliputi Kendal, Weleri, Sukorejo, Boja, hingga Kaliwungu.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, didampingi Wakapolres Kompol Tegoeh Boedi Prasetijo, Kasat Lantas AKP Panji Yugo P., Kasat Intelkam AKP Septyan Rangga Oky S., serta Kasat Binmas AKP Agus Supriyadi.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang erat dengan para pengemudi ojol, mengingat mereka setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat dan beraktivitas di berbagai ruas jalan.

Baca Juga:PCNU Pekalongan Usul Perubahan Waktu Pengajuan Calon AHWA di Muktamar ke-35 NUKecelakaan Maut di Patebon Kendal, Dua Pelajar MAN Tewas Usai Motor Salip di Lajur Lawan

“Polres Kendal membuka ruang komunikasi seluas-luasnya untuk menjaga Kamtibmas. Kami juga mempersilakan rekan-rekan Ojol memanfaatkan Polsek jajaran sebagai tempat singgah saat bekerja, dengan tetap memperhatikan ketertiban,” tegas Ratna.

Kapolres juga mengimbau para pengemudi ojol agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi negatif yang beredar di media sosial. Jika menghadapi kendala atau membutuhkan bantuan polisi di jalan, mereka dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 yang bebas pulsa ataupun menghubungi pejabat Polres Kendal secara langsung.

Perwakilan komunitas ojol, Fery dan Fatikin, menyambut positif pendekatan humanis yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Kendal. Mereka mengungkapkan bahwa profesi sebagai pengemudi ojol memiliki tingkat kerawanan tersendiri, mulai dari potensi tindak kejahatan hingga risiko kecelakaan lalu lintas. Terlebih, arus kendaraan di Kabupaten Kendal semakin padat seiring dengan berkembangnya kawasan industri.

“Kami siap bersinergi dan menjadi mata serta telinga Polri di lapangan. Jika mengetahui potensi gangguan Kamtibmas atau pelanggaran lalu lintas, akan segera kami informasikan,” ujar Fery.

Komunitas ojol juga menyatakan komitmennya untuk tidak mudah terhasut oleh provokasi destruktif di media sosial, termasuk isu-isu yang dapat memicu gangguan keamanan.

Dengan adanya sinergi ini, Polres Kendal berharap kehadiran ojol tidak hanya sebagai mitra transportasi, tetapi juga sebagai elemen masyarakat yang aktif dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kendal. (fur)

0 Komentar