PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Kontingen atlet pelajar Kota Pekalongan mencatatkan lonjakan prestasi signifikan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 yang berlangsung pada 1–6 September 2026.
Secara keseluruhan, kontingen Kota Pekalongan memboyong 28 medali yang terdiri dari empat emas, 14 perak, dan 10 perunggu. Capaian ini melampaui target awal sebanyak 10 medali.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinparbudpora Kota Pekalongan, Irwin Andromeda, menjelaskan bahwa dalam klasemen resmi pemeringkatan provinsi, Kota Pekalongan menempati posisi ke-30 dengan raihan tiga emas, 13 perak, dan sembilan perunggu.
Baca Juga:Kasus Hukum Jerat Kader, DPD Golkar Kendal Surati DPRD untuk Evaluasi Posisi Mora Sandy di FraksiNaikkan Bantuan Jadi Rp 15 Juta Per Unit, Pemkot Pekalongan Tangani 317 RTLH Hasil Verifikasi
“Alhamdulillah untuk POPDA Jawa Tengah tahun 2026 ini, Kota Pekalongan peringkat ke-30. Secara keseluruhan kita mengoleksi 28 medali, namun ada tiga medali yang masuk kategori ekshibisi,” ujar Irwin, Kamis (10/9/2026).
Tiga medali kategori ekshibisi yang diraih mencakup satu emas dari cabang olahraga (cabor) tinju, satu perak dari dayung, dan satu perunggu dari tinju.
Capaian total 28 medali tersebut menandai kebangkitan prestasi olahraga pelajar Kota Pekalongan yang pada edisi POPDA Jateng 2025 lalu hanya mampu mengumpulkan lima medali.
Empat medali emas Kota Pekalongan dipersembahkan oleh Sania Putri Maharani (angkat besi kelas 57 kg putri), Febian Ma’ruf (balap sepeda ITT SD putra), Nuriy Nazihah Kiasatina Aghna Irawan (panahan compound SMP putri), serta Jaya Mada Lauw (tinju feather weight SMP putra).
Dinas terkait berjanji akan terus mengevaluasi dan melengkapi sarana latihan atlet, khususnya pada cabor angkat besi dan dayung, guna mempersiapkan mental bertanding para pelajar menuju kejuaraan tingkat nasional. (way)
