RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL — Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari (Tika), secara tegas meminta seluruh pelaku usaha di Kabupaten Kendal untuk memberikan data yang akurat dan transparan kepada petugas saat Sensus Ekonomi 2026. Peringatan keras ini disampaikan saat membuka acara Kick Off Sensus Ekonomi 2026, Rabu (10/12/2025).
Bupati Tika menekankan bahwa keakuratan data sensus sangat penting untuk menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Saya minta jangan ada yang menutup-nutupi. Data Sensus Ekonomi ini sangat penting untuk menentukan arah kebijakan pembangunan. Jika datanya tidak jujur, yang rugi justru Kabupaten Kendal sendiri,” tegas Bupati Tika di hadapan para pelaku usaha dan pejabat daerah.
Baca Juga:Capaian KB Pascapersalinan Pekalongan Baru 60 Persen, Masyarakat Diimbau Segera BerkontrasepsiResmikan Pos Jaga JPL 54 Purworejo, Bupati Kendal Targetkan Zero Accident Perlintasan Kereta
Bupati Dyah menyoroti dinamika ekonomi Kendal yang berubah pesat dengan hadirnya Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ia meminta pelaku usaha dari berbagai sektor, termasuk UMKM, untuk bersikap kooperatif dan tidak mempersulit petugas.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, turut menegaskan bahwa kesuksesan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada sinergi yang solid dari semua pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.
“Kami membutuhkan dukungan penuh dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, dan masyarakat. Data yang kami kumpulkan harus akurat dan tidak boleh ada yang disembunyikan,” tegas Agus.
Kick Off Sensus Ekonomi 2026 ini ditandai dengan penekanan layar digital oleh Bupati, menandai dimulainya rangkaian pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Kendal. (fur)
