Haru! 10 Sekolah Terdampak Banjir, Kemenag Pekalongan dan Forum GPAI Salurkan Bantuan Sosial

Haru! 10 Sekolah Terdampak Banjir, Kemenag Pekalongan dan Forum GPAI Salurkan Bantuan Sosial
DOK KEMENAG KOTA PEKALONGAN BANTUAN – Sebanyak 10 sekolah di Kota Pekalongan yang terdampak bencana banjir menerima secara simbolis bantuan sosial dari Pokjawas PAI, Senin pagi (20/4/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Suasana apel pagi di halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan pada Senin (20/4/2026) tak seperti biasanya. Momen apel kali ini diwarnai aksi solidaritas kemanusiaan yang bikin haru!

Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) PAI Jawa Tengah secara simbolis menyerahkan bantuan sosial bagi 10 sekolah di Kota Pekalongan yang terdampak parah akibat terjangan musibah banjir.

Bantuan kemanusiaan ini menyasar sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat SD hingga SMA. Penyerahan donasi tersebut langsung diberikan ke tangan perwakilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Tujuannya jelas, yakni menyuntikkan semangat untuk mempercepat pemulihan roda pendidikan pascabencana.

Baca Juga:Menyentuh Suasana Haru Pecah! Wali Kota Pekalongan Lepas 67 Jamaah Haji KBIHU Aisyiyah, Titip Pesan MenyentuhReaktivasi Stasiun Plabuan Batang 27 April 2026, KAI Permudah Akses Pekerja KITB

Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan, Abdul Wahab, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia memberikan apresiasi setinggi langit atas inisiatif cepat tanggap dari Forum Guru PAI (GPAI). Menurutnya, gebrakan ini adalah bukti nyata bahwa ajaran agama bukan cuma sekadar teori, melainkan harus diwujudkan lewat aksi kemanusiaan.

“Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya menghapus beban yang dirasakan, namun menjadi penguat bahwa sekolah-sekolah terdampak tidak sendiri. Ada kepedulian dan harapan untuk bangkit bersama,” ungkap Abdul Wahab dengan nada haru, sebagaimana dikutip dari rilis resmi Humas setempat.

Musibah Jadi Tamparan untuk Peduli Lingkungan

Lebih lanjut, Abdul Wahab mengingatkan bahwa musibah banjir yang melanda harus menjadi bahan refleksi bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menaruh harapan besar agar kiprah Forum GPAI terus menjadi motor penggerak kegiatan sosial keagamaan yang mampu menginspirasi banyak pihak.

“Nilai-nilai agama sejatinya harus hadir dalam aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya memberikan penegasan.

Menutup arahannya di hadapan peserta apel, Abdul Wahab membakar semangat seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Pekalongan.

Ia menantang para anak buahnya untuk menjadikan semangat gotong royong ini sebagai pecutan kinerja. Para pegawai diimbau untuk langsung tancap gas mengawali pekan dengan niat tulus, melayani masyarakat, dan menebar kemanfaatan seluas-luasnya di Kota Batik! (way)

0 Komentar