Sementara itu, kondisi para warga yang sempat menjalani perawatan medis kini dilaporkan telah membaik dan diizinkan pulang ke rumah. Terkait penanganan di lapangan saat kejadian, warga memang sempat mengamankan satu pemuda. Namun usai diperiksa, individu tersebut tidak terbukti terlibat dalam aksi tawuran.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mendalami akar permasalahan yang memicu pecahnya bentrokan. Dugaan sementara mengarah pada pertemuan spontan di jalan raya, pengaruh minuman keras, hingga kemungkinan adanya provokasi antar geng melalui platform media sosial.
“Penyebab pastinya masih kami dalami,” pungkas Kapolres Hendry. (fur)
