“Perpustakaan saat ini bukan lagi sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang ekspresi dan inkubator kreativitas bagi generasi muda,” tegasnya.
Ajang Lomba Bertutur ini pun dibanjiri tepuk tangan meriah. Para siswa SD tampil all out membawakan ragam cerita rakyat dengan gaya dan karakter yang super menggemaskan. Lewat gebrakan ini, Kota Pekalongan sangat optimis bakal melahirkan generasi emas yang tak cuma melek literasi, tapi juga cinta mati pada budaya lokal! (nul)
