Berpacu dengan Waktu, Pembangunan Tahap Akhir RSUD Kraton Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Berpacu dengan Waktu, Pembangunan Tahap Akhir RSUD Kraton Ditargetkan Rampung Akhir 2026
TRIYONO DIKEBUT - Proyek pembangunan tahap tiga RSUD Kraton Baru di Kampil, Wiradesa, terus dikebut.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Pengerjaan proyek fisik tahap tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton Baru yang berlokasi di Kampil, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, terus dipacu. Mengingat target relokasi yang wajib tuntas sebelum penghujung tahun 2026, kelancaran proses lelang saat ini menjadi kunci utama penentu keberlanjutan proyek fasilitas layanan kesehatan tersebut.

Direktur RSUD Kraton, Henny Rosita, menegaskan bahwa jajaran manajemen rumah sakit tetap memegang teguh optimisme agar pengerjaan fisik dapat rampung tepat waktu, meskipun tenggat yang tersisa terbilang kian sempit.

“Insya Allah optimis. Teman-teman yang terlibat di dalam proses pembangunan ini sangat optimis akhir tahun 2026 ini, Desember, sudah selesai,” tutur Henny usai mendampingi agenda kunjungan kerja Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan, Selasa.

Baca Juga:Pengeroyokan Usai Orkes Dangdut di Batang: Polisi Tangkap 3 Pelaku, 2 Masih BuronTingkatkan Literasi Nelayan Pesisir, Ditpolairud Polda Jateng Hadirkan Kapal Pintar di Pekalongan

Menurut penjelasan Henny, tahapan proyek saat ini tengah memasuki fase lelang. Proses administrasi keproyekan ini diproyeksikan akan memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan ke depan, sebelum eksekusi pekerjaan fisik tahap akhir dapat segera dimulai di lapangan.

“Antara satu sampai dua bulan proses lelangnya. Kemudian nanti proses penandatanganan, baru proses dimulai tahap tiga pembangunan. Jadi ini memang tahap terakhir ya harapannya,” paparnya lebih lanjut.

Tenggat Waktu Relokasi dan Skenario Mitigasi

Manajemen RSUD Kraton menyadari penuh bahwa proses relokasi ini berpacu dengan batas waktu yang sangat ketat. Hal ini dikarenakan izin penggunaan lahan dari pihak kesusteran hanya berlaku hingga tanggal 15 Desember 2026 mendatang.

“Harapannya proses lelang ini tidak gagal sehingga sesuai dengan time schedule relokasi Rumah Sakit Kraton,” ungkap Henny.

Kendati menargetkan penyelesaian secara presisi, pihak rumah sakit telah merumuskan skenario mitigasi guna mengantisipasi potensi keterlambatan, baik dari segi lelang maupun pengerjaan konstruksi. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah mengajukan permohonan perpanjangan waktu penggunaan lahan kepada pihak kesusteran. Jika skenario ini yang terjadi, maka pemindahan operasional rumah sakit diproyeksikan baru akan terealisasi pada awal tahun 2027.

“Planning lain apabila proses lelang gagal, ya kami minta perpanjangan waktu kepada pihak kesusteran untuk proses relokasinya, berarti mundur begitu,” jelasnya merinci rencana cadangan.

0 Komentar