Ngeri! Cerobong Bekas di Atas Truk Terbakar Saat Dilas, Pekerja Bengkel di Kaliwungu Panik

Ngeri! Cerobong Bekas di Atas Truk Terbakar Saat Dilas, Pekerja Bengkel di Kaliwungu Panik
ABDUL GHOFUR SEMPROTAN - Petugas Damkar bergerak cepat mengendalikan kebakaran cerobong bekas di bengkel Kaliwungu, Kendal, Senin (18/5/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Suasana mencekam tiba-tiba pecah di sebuah bengkel kawasan Jalan Lingkar Kaliwungu, Kabupaten Kendal pada Senin (18/5/2026). Sebuah cerobong bekas berukuran besar yang nangkring di atas truk mendadak terbakar hebat saat tengah dipotong menggunakan alat las!

Kepanikan langsung melanda para pekerja bengkel. Usut punya usut, petaka ini bermula saat pekerja sedang asyik memotong bagian atas cerobong tersebut. Nahas, percikan api las diduga kuat menyambar sisa-sisa material mudah terbakar yang masih ngumpet di dalam perut cerobong.

Tanpa babibu, asap hitam pekat langsung mengepul keluar dari celah struktur besi tersebut, disusul kobaran api yang membesar dari bagian dalam. Sontak, para pekerja yang berada di lokasi lari tunggang langgang dan panik bukan main!

Baca Juga:Pria Batang Aniaya Mantan Istri Pakai Pecahan Botol, Pelaku Diringkus di Cikarang Kurang dari 24 JamEkonomi Tumbuh Pesat, Wamen PKP Soroti Penataan Hunian dan 30 Ribu RTLH di Kendal

Dengan alat seadanya seperti ember air dan selang darurat, para pekerja berjibaku mencoba menjinakkan si jago merah. Sayangnya, usaha keras itu sia-sia lantaran titik api berada jauh di bagian dalam cerobong yang tertutup rapat dan sulit dijangkau dari luar.

Damkar Terjunkan Dua Unit Mobil, Terpaksa Jebol Cerobong!

Sadar kobaran api makin beringas, pemilik bengkel buru-buru memanggil bala bantuan Pemadam Kebakaran (Damkar). Dua unit mobil pemadam pun langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Sesampainya di TKP, petugas Damkar sempat dibikin repot karena semprotan air tak bisa langsung menyentuh titik api. Putar otak, petugas bersama pekerja akhirnya nekat menjebol badan cerobong dengan membuat sejumlah lubang tambahan agar air bisa menembus langsung ke sumber api.

Salah satu saksi mata sekaligus pekerja, Joko, mengungkapkan detik-detik mengerikan tersebut. Ia menyebut proses pemotongan sebenarnya sudah dicicil sejak sehari sebelumnya dan berjalan normal.

“Waktu dipotong di bagian atas, tiba-tiba keluar asap, lalu api langsung membesar dari dalam. Semua langsung panik,” beber Joko masih dengan nada tegang.

Lebih lanjut, Joko membocorkan bahwa cerobong bekas alat pembakaran itu ternyata ibarat ‘bom waktu’ karena masih menyimpan residu berbahaya.

“Masih ada sisa batu bara dan oli di dalam. Kemungkinan itu yang terbakar saat terkena percikan las,” jelasnya membongkar pemicu kebakaran.

0 Komentar