Dorong Transportasi Publik, DPRD Kendal Desak PT KAI dan Pemkab Seriusi Reaktivasi Stasiun Kaliwungu

Dorong Transportasi Publik, DPRD Kendal Desak PT KAI dan Pemkab Seriusi Reaktivasi Stasiun Kaliwungu
ABDUL GHOFUR, TINJAU STASIUN - Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq saat diwawancarai media usai meninjau Stasiun.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, Kendal — Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Kaliwungu yang telah puluhan tahun vakum dari aktivitas pelayanan angkutan penumpang. Kunjungan kerja ini dilakukan bersama Ketua Komisi C Sisca Meritania dan Wakil Ketua Komisi C Nurul Mujib sebagai bentuk pengawalan politik terhadap rencana pengoperasian kembali stasiun tersebut.

Dalam inspeksi tersebut, jajaran legislatif memeriksa kondisi fisik bangunan stasiun yang baru saja rampung direnovasi dan dicat ulang. Mahfud menilai peluang untuk menghidupkan kembali fungsi Stasiun Kaliwungu kini terbuka lebar seiring bergulirnya komunikasi intensif antara PT KAI Daerah Operasi (Daop) IV Semarang dengan Pemerintah Kabupaten Kendal.

DPRD Kendal menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh tahapan birokrasi agar proyek reaktivasi ini tidak mandek di tengah jalan.

Baca Juga:Diduga Akibat Tumpukan Kayu Bekas, SDN 1 Getasblawong Kendal Terbakar dan Alami Kerusakan BeratDorong Kualitas Panen, Permintaan Bibit Tembakau Mutiara Hitam di Kendal Alami Lonjakan

“Dalam rangka menangkap peluang ini, kami mendorong agar Stasiun Kaliwungu bisa dihidupkan kembali. Kami mendapat informasi bahwa PT KAI Daop IV sudah bertemu dengan Bupati Kendal. Ini peluang baik yang harus didorong bersama,” ujar Mahfud Sodiq di lokasi peninjauan, Rabu, 10 Juni 2026.

Mahfud menjelaskan, letak geografis Stasiun Kaliwungu sangat strategis karena berada di episentrum kawasan industri baru sekaligus wilayah yang karib dijuluki kota santri. Keberadaan moda transportasi massal berbasis rel ini diyakini mampu menjadi solusi mobilitas bagi ribuan buruh pabrik dan puluhan ribu santri dari luar daerah yang membutuhkan akses transportasi yang aman dan terjangkau.

“Harapan kami ini jangan hanya menjadi wacana. Stasiun Kaliwungu harus benar-benar bisa kembali beroperasi karena kebutuhan masyarakat terhadap transportasi umum semakin tinggi. Dampaknya juga akan menggerakkan perekonomian daerah,” kata Mahfud menegaskan.

Politikus ini menambahkan, DPRD Kendal siap mengucurkan dukungan penuh, baik dari sisi regulasi kebijakan maupun alokasi anggaran penunjang sarana dan prasarana yang menjadi domain kewenangan pemerintah daerah.

Di sisi lain, perwakilan petugas PT KAI, M Nur Rido, mengapresiasi atensi besar yang diberikan oleh jajaran DPRD Kendal terhadap proyek pemulihan fungsi stasiun ini. Kendati demikian, otoritas sirkulasi kereta api tersebut belum dapat merilis tanggal pasti kapan operasional perdana angkutan penumpang akan dibuka kembali untuk umum.

0 Komentar