Hari Lansia 2026, Ratusan Warga Panjang Baru Pekalongan Dapat Sembako dan Cek Kesehatan Gratis

Hari Lansia 2026, Ratusan Warga Panjang Baru Pekalongan Dapat Sembako dan Cek Kesehatan Gratis
LANSIA - Ratusan warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Panjang Baru, Kota Pekalongan menerima bingkisan sembako dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam rangka Peringatan Hari Lansia ke-30 Tahun 2026.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Ratusan warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Panjang Baru, Kota Pekalongan, menerima bantuan paket bahan kebutuhan pokok dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Bantuan sosial ini disalurkan dalam rangka peringatan Hari Lansia ke-30 Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Kelurahan Panjang Baru pada Senin, 18 Mei 2026.

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf), secara langsung menghadiri dan mengapresiasi inisiatif Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kelurahan Panjang Baru. Menurut dia, LKKS setempat tetap konsisten membantu masyarakat secara mandiri kendati memiliki keterbatasan dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

“Alhamdulillah LKKS Kelurahan Panjang Baru ini salah satu LKKS yang aktif. Walaupun tidak ada support langsung dari Pemerintah Kota Pekalongan, baik dari kecamatan maupun kelurahan, tetapi eksistensi LKKS Panjang Baru ini luar biasa. Mereka mampu membangun komunikasi dengan berbagai organisasi maupun koperasi seperti Kospin Jasa, Baznas, dan pihak lainnya untuk membantu masyarakat,” tutur Wali Kota Aaf usai penyerahan bantuan.

Baca Juga:Pria Batang Aniaya Mantan Istri Pakai Pecahan Botol, Pelaku Diringkus di Cikarang Kurang dari 24 JamEkonomi Tumbuh Pesat, Wamen PKP Soroti Penataan Hunian dan 30 Ribu RTLH di Kendal

Bantuan yang didistribusikan mencakup paket sembako—berisi satu liter minyak goreng, setengah kilogram gula pasir, 2,5 kilogram beras, dan teh—serta bantuan uang tunai. Di samping itu, panitia juga menyerahkan bantuan alat bantu berupa kursi roda, serta pupuk organik jenis kascing (vermikompos) bagi kelompok tani dan peternak lokal.

Aaf menegaskan, bantuan tersebut diorientasikan untuk meringankan beban ekonomi warga, meski belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan struktural masyarakat.

“Yang penting tadi saya sampaikan kepada para penerima bahwa kita membantu meringankan, bukan menyelesaikan. Mudah-mudahan ikhtiar rutin memberikan santunan kepada lansia ini bisa terus berjalan,” kata Aaf menambahkan.

Menyasar Lansia di Luar Data Bansos Pemerintah

Ketua LKKS Kelurahan Panjang Baru, Hendri, menjelaskan bahwa program sosial ini secara spesifik menargetkan para lansia yang selama ini belum tersentuh jaring pengaman sosial dari pemerintah pusat maupun daerah. Untuk fasilitas medis, LKKS menggandeng Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kusuma Bangsa.

“Untuk hari ini totalnya ada 50 lansia, tetapi rangkaian kegiatan kami ada sekitar 150 penerima yang dibagi selama tiga hari. Sasaran kami adalah lansia yang belum pernah atau tidak mendapatkan bansos dari pemerintah,” ujar Hendri.

0 Komentar