Nahas! Pria Berbalut Sarung Tewas Ditabrak KA Kargo di Ngampel Kendal, Diduga Idap Gangguan Jiwa

Nahas! Pria Berbalut Sarung Tewas Ditabrak KA Kargo di Ngampel Kendal, Diduga Idap Gangguan Jiwa
ABDUL GHOFUR EVAKUASI JENAZAH – Evakuasi jasad Suwanto oleh Tim Inafis Polres Kendal setelah tertabrak kereta api kargo di perlintasan Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Minggu (17/5/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Misteri identitas pria bertelanjang dada dan hanya mengenakan sehelai sarung yang tewas mengenaskan usai disambar kereta api (KA) kargo di jalur rel KM 23+900 Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, akhirnya terungkap!

Korban nahas pada insiden Minggu (17/5/2026) siang tersebut diketahui bernama Suwanto, seorang warga asal Desa Sukodono, Kecamatan Kota Kendal.

Petaka maut ini terjadi sekitar pukul 12.45 WIB saat KA kargo tengah melaju kencang dari arah Semarang menuju Jakarta. Korban yang diduga kuat sedang berjalan kaki seorang diri di area terlarang jalur rel aktif itu tak kuasa menghindar dari maut. Benturan dahsyat membuat nyawa korban melayang seketika di lokasi kejadian.

Baca Juga:Awas PMK! Dinperpa Pekalongan Perketat Pengawasan Hewan Kurban 2026, Pedagang Wajib Punya Surat IniPria Batang Aniaya Mantan Istri Pakai Pecahan Botol, Pelaku Diringkus di Cikarang Kurang dari 24 Jam

Bhabinkamtibmas Desa Sudipayung, Moh Saleh, membeberkan kronologi tragis tersebut. Ia menduga korban sama sekali tidak menyadari kedatangan ‘ular besi’ raksasa yang melintas di jalur utama itu.

“Korban berjalan sendirian di sekitar rel. Kereta datang dari arah Semarang menuju Jakarta. Benturan tidak dapat dihindari,” tegas Moh Saleh saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).Fakta Mengejutkan: Korban Diduga ODGJ

Terungkapnya identitas korban diperkuat oleh kesaksian Mustakim, warga yang mengenali wajah jenazah dan mengaku sebagai tetangganya. Fakta memilukan pun terkuak, Suwanto rupanya diduga kuat mengidap gangguan kejiwaan dan kerap kali kepergok berkeliaran sendirian tanpa arah tujuan yang jelas.

“Korban adalah tetangga saya. Namanya Suwanto, warga Sukodono. Memang sering pergi sendiri,” ujar Mustakim membenarkan kondisi korban.Mengetahui kabar duka tersebut, pihak keluarga korban langsung bergegas mendatangi RSUD dr Soewondo Kendal untuk memastikan identifikasi dan mengurus penanganan jenazah lebih lanjut.

Catatan Hitam Kecelakaan KA di Kendal

Tragedi maut di Ngampel ini seolah menambah panjang daftar kelam kecelakaan kereta api di wilayah Kabupaten Kendal. Mengutip data KAI Daop 4 Semarang dan KNKT, sepanjang tahun 2025 saja, sedikitnya telah terjadi empat kecelakaan di jalur Kendal!

Dampaknya sangat mengerikan: 7 nyawa melayang, 12 orang luka berat, dan puluhan lainnya luka ringan. Rentetan insiden ini mayoritas dipicu oleh ulah nekat warga yang menjadikan area rel sebagai jalan pintas maupun perlintasan sebidang tanpa palang pintu, yang pada akhirnya turut mengacaukan jadwal perjalanan lintas Semarang-Jakarta.

0 Komentar