RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Tempat Penitipan Anak (TPA) Ibunda yang berlokasi di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, menorehkan prestasi gemilang dengan mewakili Provinsi Jawa Tengah ke tingkat nasional. Capaian ini diraih pada kompetisi Momentum TAMASYA TPA kategori Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).
Keberhasilan TPA Ibunda ini tidak terlepas dari penerapan praktik baik melalui program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA TPA). Program ini merupakan kelanjutan dari transformasi Bina Keluarga Balita (BKB) menuju layanan pengasuhan berbasis keluarga yang lebih komprehensif bagi anak usia dini.
Pengelola TPA Ibunda, Etika Umi Romlah, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara spesifik sebagai solusi strategis bagi para orang tua pekerja. Melalui layanan ini, hak anak untuk mendapatkan pengasuhan yang aman dan penuh kasih sayang tetap terpenuhi meski ditinggal bekerja.
Baca Juga:Pengeroyokan Usai Orkes Dangdut di Batang: Polisi Tangkap 3 Pelaku, 2 Masih BuronTingkatkan Literasi Nelayan Pesisir, Ditpolairud Polda Jateng Hadirkan Kapal Pintar di Pekalongan
“TAMASYA TPA itu program Taman Asuh Sayang Anak dari Kemendukbangga yang memperhatikan anak-anak yang ditinggal ibunya bekerja agar anak tetap terasuh dengan baik dan ibunya bisa bekerja dengan tenang,” ujar Etika saat memberikan keterangan, Minggu, 18 Mei 2026.
Integrasi Kelas Daring dan Konsistensi Pengasuhan
Lebih lanjut, Etika memaparkan bahwa implementasi TAMASYA TPA di lembaganya juga diintegrasikan dengan program Kelas Orang Tua Hebat (KERABAT) yang dijalankan secara daring. Platform ini memfasilitasi tenaga pendidik dan orang tua untuk memperbarui pengetahuan mereka terkait ilmu parenting serta perlindungan anak.
“Di sini pengasuh belajar tentang pengasuhan dan perlindungan anak melalui kelas daring,” tuturnya.
TPA Ibunda berkomitmen penuh untuk menghadirkan ekosistem day care yang edukatif, menyenangkan, serta dipastikan bebas dari segala bentuk kekerasan. Menurut Etika, keberhasilan sebuah layanan pengasuhan sangat bergantung pada keseriusan lembaga dalam menjaga standar pelayanan.
“Penyelenggaraan day care ini butuh konsistensi dan komitmen. Hasilnya menjadi berkah bagi pendidik maupun orang tua,” tegas Etika.
Kiprah TPA Ibunda sendiri telah melalui perjalanan panjang yang berakar dari program BKB sejak tahun 2005 silam. Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap buruh perempuan, TPA ini kini melebarkan sayap dengan membuka layanan day care di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
