“Harga jagung dari gudang Bulog Rp 5.000 per kilogram. Koperasi menyalurkan ke peternak maksimal Rp 5.500. Kalau bisa lebih murah tentu lebih baik sesuai kesepakatan anggota koperasi,” tandas Maino tegas.
Kebijakan pro-rakyat ini dinilai sangat tepat sasaran. Mengingat, harga jagung di pasaran saat ini sudah melambung tembus angka Rp 6.300 per kilogram. Selisih harga yang lumayan jauh ini dipastikan mampu membuat peternak bernapas lebih lega untuk mempertahankan usahanya dari hantaman anjloknya harga telur ayam di tingkat produsen. (fur)
