RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Klub sepak bola lokal Garuda Muda Taman Gede Gemuh sukses menahbiskan diri sebagai kampiun dalam kompetisi sepak bola akar rumput di Kabupaten Kendal. Mereka berhasil merebut gelar juara Turnamen Sepak Bola Putra Agung Cup I Tahun 2026 setelah menumbangkan rival sekecamatan, Persit Triharjo Gemuh, melalui babak adu penalti yang mendebarkan di Lapangan Sepak Bola Tunggul Agung, Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal.
Pertandingan pamungkas yang menyedot animo sekitar 2.500 pasang mata tersebut berjalan ketat dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua kesebelasan memperagakan skema permainan menyerang terbuka dan saling bertukar ancaman di lini pertahanan lawan. Hingga waktu normal berakhir, papan skor menunjukkan draf angka imbang 1-1, yang memaksa penetapan pemenang berlanjut ke drama adu penalti.
Pada babak krusial tersebut, deretan algojo Garuda Muda Taman Gede tampil lebih dingin dan presisi. Mereka berhasil mengunci draf keunggulan dengan skor penalti 6-5 sekaligus mengamankan podium utama dan piala tetap Putra Agung Cup I.
Baca Juga:Pakai Belati, Dua Pelaku Begal di Embung PT Zanzibar Ditangkap Polres Kendal, Satu Orang ResidivisTelusuri Sejarah Kadipaten, Peneliti UGM Gali Data Otentik Hari Jadi Kabupaten Batang Melalui Trah Adipati
Laga puncak ini sempat diwarnai draf anomali berupa ketegangan dan kericuhan fisik antarsuporter di sektor tribun perimeter lapangan. Kendati situasi sempat memanas dan memicu kepanikan penonton, draf mitigasi dari aparat keamanan gabungan bersama panitia pelaksana bergerak taktis melakukan pembatasan dan mediasi di area konflik. Walhasil, kondusivitas area kembali pulih dengan cepat dan pertandingan dapat dirampungkan hingga tuntas.
Ketua Panitia Turnamen, Abdul Wachid, memaparkan bahwa draf kompetisi terbuka (open tournament) ini telah mementaskan total 19 pertandingan sejak fase kualifikasi grup. Regulasi terbuka sengaja diterapkan untuk menaikkan level kompetitif turnamen dengan menjaring kepesertaan klub dari luar daerah.
“Turnamen ini berlangsung sebanyak 19 pertandingan. Sistemnya open tournament, jadi siapa saja boleh ikut, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Kendal,” ujar Abdul Wachid saat memberikan evaluasi teknis, Selasa (2/6/2026).
Sajian Laga Seimbang dan Distribusi Stimulus Finansial Pembinaan
Wachid menganalisis bahwa performa kedua tim di partai final mencerminkan draf kualitas taktis yang berimbang, sehingga draf drama yang tersaji di lapangan hijau menjadi tontonan yang menghibur bagi publik olahraga Kendal.
