Kecelakaan Maut di Pantura Batang, Dua Pemuda Tewas Terlindas Truk Usai Motor Oleng

Kecelakaan Maut di Pantura Batang, Dua Pemuda Tewas Terlindas Truk Usai Motor Oleng
M. DHIA THUFAIL EVAKUASI KORBAN - Petigas kepolian saat mengevakuasi dan mengamankan tempat kejadian kecelakaan.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantai Utara (Pantura). Dua pemuda dilaporkan tewas di lokasi kejadian usai sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan sebuah truk traktor di ruas Desa Timbang, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, pada Rabu siang, 13 Mei 2026.

Korban tewas teridentifikasi bernama Harapan Wahyudi (25), warga Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, dan Bagus Setio Utomo (32), warga Rowosari, Kabupaten Kendal. Keduanya meregang nyawa akibat cedera berat di bagian kepala usai tergilas roda belakang kendaraan berat tersebut.

Insiden nahas ini bermula pada pukul 14.45 WIB. Sepeda motor Honda Beat dengan pelat nomor H-4691-HBD yang dinaiki kedua korban melaju dari arah barat menuju timur di tengah kondisi arus lalu lintas yang padat. Di saat yang sama, sebuah truk tractor head UD Trucks bernomor polisi B-9302-UEL yang dikemudikan oleh Yayan Setiawan (24) berupaya menyalip kendaraan korban dari sisi kanan.

Baca Juga:Produksi Perdana, Sumur Minyak Rakyat Kendal Kirim 15 Ribu Liter Minyak Mentah ke Pertamina CepuWawalkot Pekalongan Takziah ke Keluarga Lansia yang Tewas Dibunuh Anak Kandung di Poncol

“Ketika proses mendahului berlangsung, sepeda motor Honda Beat tiba-tiba oleng ke arah kanan sehingga terjadi benturan dengan besi pengaman di sisi kiri badan truk,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah.

Benturan tersebut mengakibatkan keseimbangan motor hilang dan kedua korban terjatuh. Tragisnya, posisi jatuhnya korban berada tepat di area titik buta (blind spot) kendaraan besar tersebut. Akibatnya, kecelakaan fatal tak dapat dihindari saat roda belakang kiri truk melindas tubuh korban.

Proses evakuasi segera dilakukan oleh petugas Satlantas Polres Batang dibantu warga sekitar. Jenazah kedua pemuda tersebut langsung dibawa menuju RSUD Limpung. Sementara itu, arus lalu lintas di jalur Pantura sempat mengalami ketersendatan selama proses penanganan dan evakuasi berlangsung.

Guna mengusut tuntas peristiwa ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi dan faktor penyebab kecelakaan,” kata Eka menambahkan.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Pantura. Kepolisian secara khusus mengimbau pengendara sepeda motor untuk ekstra hati-hati ketika berada di dekat kendaraan bermuatan besar, mengingat bahaya area blind spot yang sangat berisiko memicu kecelakaan fatal.

0 Komentar