RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Balgis Diab, melakukan kunjungan duka (takziah) ke kediaman almarhumah Tarsimi binti Marjuki (66) di kawasan Gang Gotong Royong, Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, pada Selasa (12/5/2026). Almarhumah merupakan korban tewas akibat dugaan penganiayaan berat yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri.
Kehadiran Wawalkot Balgis Diab di tengah keluarga yang tengah berkabung ini merupakan wujud nyata empati dan dukungan moral dari jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan atas musibah tragis tersebut.
Dalam kunjungannya, Balgis menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam seraya menguatkan mental anggota keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga:TPA Darupono Kendal Lumpuh, Truk Antre Berjam-jam, DPRD Desak Tambah Alat BeratBye Uang Receh! Bayar Parkir di Pekalongan Bakal Pakai QRIS Mulai 1 Juni, Uji Coba di 2 Lokasi Ini
“Saya mewakili Pemerintah Kota Pekalongan menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga Ibu Tarsimi binti Marjuki. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga, serta menjadikan musibah ini sebagai hikmah bagi kita semua,” ungkap Balgis saat bertatap muka dengan pihak keluarga.
Sebagai bentuk kepedulian tambahan, Pemkot Pekalongan turut menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako. Bantuan langsung tersebut disalurkan dengan harapan dapat sedikit meringankan beban moril dan kebutuhan keluarga di tengah suasana duka.
Kilas Balik Tragedi Poncol
Diberitakan sebelumnya, insiden memilukan menggemparkan warga Kelurahan Poncol pada Minggu (10/5/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Tarsimi, seorang janda berstatus lanjut usia (lansia), menjadi korban kebrutalan anak bungsunya sendiri yang bernama M. Sidik Permana (25).
Berdasarkan keterangan sementara, pelaku diduga kuat menganiaya ibunya secara sadis menggunakan benda tumpul berupa cobek batu saat korban tengah berada di dalam kamarnya.
Hantaman keras di bagian kepala membuat korban mengalami luka parah dan kritis. Sempat dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis intensif, nyawa Tarsimi tak berhasil diselamatkan. Almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di RS Siti Khodijah pada Senin (11/5/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penanganan serius pihak kepolisian setempat. (nul)
