RADARPEKALONGAN.ID, Kendal — Ajang olahraga elektronik terbesar di Kabupaten Kendal, Kapolres Kendal Championship 2026, resmi bergulir di Lapangan Indoor Mapolres Kendal pada Minggu, 7 Juni 2026. Kompetisi ini menjadi wadah strategis untuk menjaring bibit atlet berbakat sekaligus mengarahkan aktivitas digital generasi muda ke arah positif.
Turnamen bergengsi ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Polres Kendal, KONI Kendal, Pengurus Besar E-Sports Indonesia (PB ESI) Kendal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah II Jawa Tengah, serta Senopati Institut. Sebanyak 135 tim dari kategori pelajar dan umum ambil bagian dalam kompetisi ini.
Ketua Panitia Acara, AKP Panji Yudho Putranto, menjelaskan bahwa ratusan tim tersebut bertanding dalam dua nomor permainan yang sangat populer di tanah air, yakni Mobile Legends dan Free Fire.
Baca Juga:Aturan Baru Menteri Pendidikan, Keamanan Digital Kini Jadi Fokus Utama Sekolah Aman dan NyamanAntisipasi Gangster dan Balap Liar, Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar
“Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana pembinaan generasi muda agar memiliki semangat berprestasi, sportif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” kata Panji menegaskan, Minggu.
Sebelum bisa menembus putaran utama di Mapolres, seluruh peserta wajib melewati fase kualifikasi yang ketat. Guna memacu motivasi bertanding, pihak panitia telah menyiapkan total hadiah pembinaan sebesar Rp 19 juta bagi para pemenang. Tidak hanya itu, tim terbaik dalam kejuaraan ini akan didelegasikan untuk mewakili Kabupaten Kendal di ajang e-sport tingkat Jawa Tengah yang akan digelar di Surakarta.
Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, mengapresiasi tinggi antusiasme luar biasa dari para peserta. Dari total sekitar 300 pendaftar, sebanyak 208 peserta tercatat hadir langsung memadati lokasi pembukaan.
“Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Tunjukkan kemampuan terbaik dan bawa nama Kendal hingga tingkat nasional,” ujar Hendry dalam sambutannya.
Dukungan serupa juga mengalir dari Ketua KONI Kendal, Subur Isnadi, dan Ketua PB ESI Kendal, Kholid Abdillah. Keduanya optimistis kejuaraan ini dapat menjadi momentum penting untuk mendongkrak kualitas prestasi olahraga elektronik di wilayah Kendal.
Menariknya, sebelum laga perdana dimulai di Aula Tribrata Mapolres Kendal, para peserta dari kalangan pelajar melakukan penandatanganan Ikrar Kamtibmas. Langkah ini menjadi simbol komitmen bersama para pemuda untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kendal. (fur)
