RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Kabar gembira buat warga Kota Pekalongan yang sering kesal karena harus repot cari uang receh buat bayar parkir! Mulai 1 Juni 2026 mendatang, bayar parkir di sejumlah titik strategis di “Kota Batik” ini bakal makin canggih dan anti ribet karena bisa langsung scan pakai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Sebagai langkah awal gebrakan digitalisasi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan secara resmi meluncurkan uji coba sistem pembayaran parkir nontunai di Aula Dinas Perhubungan Kota Pekalongan pada Selasa (12/5/2026).
Mewakili Wali Kota Pekalongan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pekalongan, Sugiyo, membeberkan bahwa terobosan ini adalah jurus jitu pemerintah untuk menekan potensi kebocoran retribusi daerah sekaligus menggenjot transparansi pengelolaan keuangan.
Baca Juga:Akhir Pencarian 3 Hari, Lansia Kendal Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai BodriParah! Pengelola Eks Pendopo Pekalongan Nunggak Sewa, Pemkab Resmi Layangkan SP2 dan Ancam Putus Kontrak
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Jateng yang telah bekerja sama dengan Pemkot Pekalongan atas terselenggaranya pembayaran retribusi parkir menggunakan QRIS di Kota Pekalongan. Pembayaran ini dimaksudkan untuk akuntabilitas, efisiensi, dan transparansi,” papar Sugiyo di hadapan para juru parkir dan awak media.
Dengan sistem ini, transaksi dijamin lebih aman dan cepat. Warga tak perlu menanti uang kembalian, dan juru parkir pun tak perlu repot menyiapkan uang receh.
“Jadi untuk memudahkan, kemudian transparansi, kemudian efisiensi. Tidak perlu lagi menggunakan uang kartal atau uang fisik,” tambahnya meyakinkan.
Uji Coba di 2 Lokasi Nge-Hits, 27 Jukir Disiapkan
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, membocorkan bahwa tahap uji coba perdana ini akan menyasar dua lokasi paling ramai, yakni kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan dan Lapangan Mataram.
Untuk mendukung kelancaran program ini, sebanyak 27 juru parkir (jukir) di dua lokasi tersebut telah didata dan dibekali fasilitas rekening Bank Jateng beserta barcode QRIS pribadi. Warga cukup memindai barcode tersebut lewat aplikasi mobile banking atau dompet digital (e-wallet) seperti DANA, OVO, ShopeePay, dan sejenisnya.
“Dari dua lokasi itu kurang lebih ada 27 juru parkir yang akan kita uji cobakan,” beber Restu.Pihak Dishub menargetkan uji coba lapangan ini akan dievaluasi secara cepat agar bisa segera beroperasi penuh tanpa kendala di awal bulan depan.
