“Harapannya nanti kalau sudah diberlakukan, baik jukir ataupun pembayar tidak repot. Selambat-lambatnya 1 Juni itu sudah diberlakukan. Tapi ini masih dalam proses uji coba baik sistem maupun di lapangan,” tegas Restu.
Dapat Lampu Hijau dari Bank Jateng dan Juru Parkir
Transformasi digital yang modern ini mendapat dukungan penuh dari Pemimpin Bank Jateng Cabang Pekalongan, Danar Widagdo. Ia menaruh harapan besar agar sistem QRIS ini sukses dan segera merambah ke seluruh kantong parkir se-Kota Pekalongan guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Mudah-mudahan sosialisasi selama seminggu ke depan bisa berjalan lancar dan ke depannya sukses untuk proses transformasinya serta bisa merambah ke kantong-kantong parkir yang lain,” ungkap Danar.
Baca Juga:Akhir Pencarian 3 Hari, Lansia Kendal Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai BodriParah! Pengelola Eks Pendopo Pekalongan Nunggak Sewa, Pemkab Resmi Layangkan SP2 dan Ancam Putus Kontrak
Menariknya, respons positif tak hanya datang dari kalangan pejabat, tapi juga dari ujung tombak di jalanan. Faizin, salah satu juru parkir di kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan, mengaku sangat siap menyukseskan program QRIS ini karena dinilai sangat kekinian dan praktis.
“Ya cukup bagus, membantu. Insyaallah lebih memudahkan bagi warga sama konsumen,” ujar Faizin dengan penuh semangat. (way)
