Petani Kopi Plantungan Kendal Serbu Hama OPT, DPP Turun Tangan Bagikan Sarana Pengendalian Gratis!

Petani Kopi Plantungan Kendal Serbu Hama OPT, DPP Turun Tangan Bagikan Sarana Pengendalian Gratis!
ABDUL GHOFUR PENGENDALIAN OPT - Petani Kelompok Tani Mekarsari 3 bersama petugas pertanian melakukan pencampuran bahan pengendali OPT di lahan kopi Desa Tlogopayung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Selasa (19/5/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kabar penting bagi para pencinta kopi tanah air! Demi menjaga kualitas dan mendongkrak produktivitas emas hitam lokal, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal menggelar aksi nyata. Mereka menggelar gerakan masif pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di Desa Tlogopayung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal.

Aksi gerebek hama ini menyasar langsung hamparan lahan subur milik Kelompok Tani Mekarsari 3. Langkah darurat ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan demi membentengi tanaman kopi rakyat dari ancaman gagal panen yang merugikan.

Kepala DPP Kabupaten Kendal, Pandu Rapiat Rogojati, menegaskan bahwa pengendalian OPT secara terpadu ini menjadi jurus jitu agar para petani tidak lagi kecolongan oleh serangan hama dan penyakit yang kerap bikin elus dada.

Baca Juga:Ancaman El Nino Godzilla, BPBD Kendal Siaga Krisis Air Bersih dan Kebakaran Hutan di Kemarau 2026Maju ke Tingkat Nasional, TPA Ibunda Batang Wakili Jateng di Ajang TAMASYA Kemendukbangga

“Pengendalian dilakukan secara terpadu agar petani mampu mendeteksi serangan hama sejak dini dan melakukan penanganan yang tepat. Dengan begitu produktivitas kopi rakyat dapat terus meningkat,” ujar Pandu saat memberikan keterangan resmi di lokasi kegiatan.Petani Diedukasi dan Diguyur Bantuan Alat Perangkap Gratis!

Tak sekadar teori di atas kertas, para petugas pertanian langsung terjun ke kebun untuk memberikan edukasi lapangan secara blak-blakan mengenai penerapan Good Agricultural Practices (GAP) alias teknik budidaya yang baik. Penyuluhan kali ini difokuskan untuk membasmi musuh bebuyutan tanaman kopi, yakni hama penggerek buah kopi (PBKo) dan jamur akar yang mematikan.

Para petani juga diajak praktik langsung melakukan sanitasi kebun, teknik pemangkasan cabang yang benar, hingga cara meracik agens hayati serta pestisida nabati yang super ramah lingkungan.

Bikin petani makin semringah, pemerintah tidak datang dengan tangan kosong! Mereka langsung membagikan bantuan sarana pengendalian hama secara cuma-cuma, mulai dari alat perangkap massal, pupuk organik, hingga obat-obatan pembasmi OPT yang dijamin aman untuk ekosistem.

“Langkah preventif ini tidak hanya untuk menekan gagal panen, tetapi juga meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi Kendal agar semakin kompetitif di pasaran,” tegas Pandu dengan optimis.

0 Komentar