RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Otoritas penyedia layanan transfusi medis di wilayah pesisir Jawa Tengah mulai membunyikan draf alarm kedaruratan logistik. Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekalongan melaporkan bahwa ketahanan stok darah untuk varietas golongan darah A dan AB kini berada dalam status kritis akibat menipisnya pasokan dari draf pendonor sukarela.
Kondisi defisit pasokan ini memicu draf kekhawatiran terkait pemenuhan kebutuhan klinis darurat bagi para pasien di sejumlah rumah sakit lokal. Guna mengantisipasi krisis yang lebih dalam, manajemen kemanusiaan daerah mengimbau masyarakat luas, khususnya yang memiliki riwayat golongan darah A dan AB, untuk segera melakukan aksi donor massal.
Staf Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) UDD PMI Kota Pekalongan, Muhammad Fahmi, memaparkan bahwa fluktuasi penurunan draf cadangan logistik ini murni dipicu oleh tingginya angka permintaan klinis (demand) yang tidak berbanding lurus dengan laju draf input pasokan donor harian.
Baca Juga:Telusuri Sejarah Kadipaten, Peneliti UGM Gali Data Otentik Hari Jadi Kabupaten Batang Melalui Trah AdipatiHadiri Tirto Night Festival Pekalongan, Wakil Wali Kota Balgis Diab Apresiasi Semarak Takbir Keliling
“Untuk ketersediaan stok golongan darah B dan O aman, tetapi untuk golongan darah A dan AB mulai menipis,” ujar Muhammad Fahmi saat merinci draf evaluasi logistik di markasnya, Jumat (29/5/2026).
Rincian Komparasi Data Kantong dan Komponen Spesifik Darah
Berdasarkan draf inventarisasi manifes peladen UDD PMI Kota Pekalongan per Jumat, 29 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, sisa draf cadangan biologis kategori Whole Blood (WB) atau darah lengkap untuk tipe A hanya tersisa sebanyak 18 kantong. Kondisi lebih memprihatinkan melanda jenis AB yang tercatat kritis di parameter angka 9 kantong. Sebaliknya, draf keamanan tipe B relatif terjaga di angka 21 kantong dan tipe O melimpah sebanyak 59 kantong.
Disparitas angka juga merembet pada klaster fraksi seluler Packed Red Cell (PRC) atau sel darah merah pekat. Untuk jenis ini, alokasi kantong yang tersedia berturut-turut mencakup golongan A sebanyak 5 kantong, B sebanyak 6 kantong, O sebanyak 9 kantong, dan tipe AB bertengger di angka 7 kantong saja.
Sementara itu, untuk draf komponen super spesifik berupa Packed Red Cell Leukodepleted (PRC LD), tim logistik PMI mengonfirmasi status kritis merata karena masing-masing hanya menyisakan satu kantong untuk setiap klasifikasi golongan darah.
