Puluhan Penumpang di Stasiun Pekalongan Salah Naik Kereta, KAI Daop 4 Semarang Perketat Pengawasan

Puluhan Penumpang di Stasiun Pekalongan Salah Naik Kereta, KAI Daop 4 Semarang Perketat Pengawasan
ISTIMEWA, SISTEM INFORMASI - KAI Daop 4 Semarang kini tengah memperketat pengawasan dan mengoptimalkan semua saluran informasi.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, Semarang — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih teliti sebelum masuk ke dalam gerbong. Peringatan ini dikeluarkan menyusul maraknya fenomena unik sekaligus fatal di Stasiun Pekalongan, yakni penumpang yang keliru menaiki rangkaian kereta api.

Berdasarkan data resmi KAI Daop 4 Semarang, sepanjang tahun ini hingga Mei 2026, tercatat sudah ada 28 pelanggan di Stasiun Pekalongan yang salah naik kereta. Walau angka tersebut relatif kecil dibanding total volume penumpang, manajemen KAI tetap memberikan perhatian serius karena kecerobohan ini berpotensi mengacaukan kelancaran perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa akar masalah dari fenomena ini mayoritas dipicu oleh faktor kepanikan dan ketergesaan penumpang. Banyak dari mereka yang terburu-buru saat proses pemeriksaan tiket (boarding) sehingga mengabaikan informasi penting.

Baca Juga:Antisipasi Gangster dan Balap Liar, Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala BesarResmi Terima SK! Bupati Tika Lantik 569 PNS Baru Kendal dan Beri Peringatan Keras Soal Janji Moral

“Masih terdapat pelanggan yang terburu-buru saat akan naik kereta sehingga kurang memperhatikan nama kereta, nomor perjalanan, tujuan, maupun informasi peron keberangkatan. Karena itu kami mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu melakukan pengecekan kembali sebelum memasuki rangkaian kereta,” ujar Luqman saat memberikan keterangan resmi, Ahad, 7 Juni 2026.

Sebagai langkah preventif, KAI Daop 4 Semarang kini memperketat pengawasan dan mengoptimalkan seluruh saluran komunikasi. Petugas boarding di gardu depan kini diinstruksikan aktif menyuarakan informasi peron keberangkatan kereta kepada penumpang. Penguatan informasi visual juga digenjot lewat papan elektronik, monitor stasiun, hingga fitur di aplikasi Access by KAI.

Antisipasi berlapis pun disiapkan di dalam gerbong. Selain pengumuman berulang di area tunggu, kondektur wajib menyiarkan informasi relasi kereta secara konsisten sesaat setelah kereta meninggalkan stasiun. Langkah ini krusial untuk mendeteksi lebih awal jika ada penumpang yang salah berlabuh.

Luqman mengingatkan bahwa konsekuensi bagi penumpang yang salah naik kereta sangat merugikan waktu dan biaya. Sesuai regulasi yang berlaku, penumpang yang salah masuk kereta terpaksa harus diturunkan di stasiun terdekat.

Guna mengunci celah kesalahan ini, KAI Daop 4 Semarang membagikan lima langkah aman bagi calon penumpang:

  • Datang ke stasiun lebih awal agar tidak terburu-buru.
  • Pastikan kesesuaian data di tiket (nama kereta, nomor perjalanan, dan tujuan).
  • Simak pengumuman petugas serta layar informasi peron secara saksama.
  • Jangan ragu bertanya kepada petugas stasiun jika bingung.
  • Periksa kembali nomor kereta dan nomor tempat duduk setelah berada di dalam gerbong.
0 Komentar