RADARPEKALONGAN.ID, Pekalongan — Ratusan jemaah haji asal Kota Pekalongan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 SOC dan Kloter 15 SOC dijadwalkan tiba kembali di Tanah Air hari ini, Selasa, 9 Juni 2026. Kepulangan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian ibadah haji yang mereka tunaikan di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan melalui Kasi Bina dan Pelayanan Haji dan Umrah, Mahmudah, menjelaskan bahwa pemulangan para jemaah ini dibagi ke dalam dua gelombang kedatangan yang berbeda.
Untuk Kloter 14 SOC, pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Adi Soemarmo pada Senin malam, 8 Juni 2026, pukul 21.10 WIB dengan nomor penerbangan GIA 6414. Setelah melalui prosesi penyerahan di Asrama Haji Donohudan, rombongan langsung bertolak menuju daerah asal.
Baca Juga:Perkuat Pengawasan Dana Desa, Kejari Batang dan ABPEDNAS Luncurkan Aplikasi Jaga DesaRespons Viral "Kendal Nggebal" Akibat Galian C, Pemkab dan Forkopimda Reaktivasi Satgas Tambang MBLB
“Jemaah Kloter 14 SOC diperkirakan tiba di Kota Pekalongan pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 04.00 WIB,” ujar Mahmudah saat memberikan keterangan resmi, Selasa.
Sementara itu, untuk rombongan Kloter 15 SOC dijadwalkan mendarat di Bandara Adi Soemarmo pada Selasa dini hari pukul 03.10 WIB dengan menggunakan maskapai GIA 6415. Rombongan ini diperkirakan memasuki Asrama Haji Donohudan pada pukul 05.10 WIB sebelum dipulangkan ke pantai utara Jawa Tengah.
“Untuk Kloter 15 SOC diperkirakan tiba di Kota Pekalongan pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Mahmudah menambahkan.
Usai mengikuti prosesi penerimaan resmi di Gedung Muzdalifah, para jemaah diberikan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk membeli atau mengambil oleh-oleh di stan UMKM yang tersedia di lingkungan Asrama Haji Donohudan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi fisik jemaah.
Secara umum, Kemenag melaporkan kondisi kesehatan jemaah haji asal Kota Pekalongan dalam keadaan sehat. Meski demikian, terdapat satu jemaah atas nama Samijan, 64 tahun, yang sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Arab Saudi akibat mengalami gangguan denyut jantung sejak prosesi Tarwiyah.
Berdasarkan laporan terbaru dari ketua kloter dan tim medis, kondisi Samijan saat ini telah membaik dan direncanakan bisa ikut pulang bersama rombongan utama.
Terkait proses pemulangan di daerah, Kemenag mengimbau pihak keluarga untuk tertib saat menjemput di GOR Jetayu Kota Pekalongan. Setiap penjemput diwajibkan membawa kartu pendamping resmi yang telah dibagikan panitia sebelumnya demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama. (way)
