KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Banjir rob tahunan kembali merendam wilayah RT 5 RW 1 Kelurahan Balok, Kecamatan Kota Kendal, memaksa sebagian besar warga meninggalkan rumah mereka. Namun, di tengah genangan yang mencapai sekitar satu meter saat pasang tinggi, sejumlah warga memilih bertahan, salah satunya Siti Rokhanah (66).
Hal itu terungkap saat Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, beserta rombongan datang ke lokasi untuk menyalurkan bantuan tali asih. Akses jalan yang terendam membuat rombongan harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer untuk menjangkau rumah Siti Rokhanah yang masih berdiri di tengah kawasan yang hampir seluruhnya terendam air.
Siti Rokhanah menceritakan bahwa kondisi wilayahnya dulu tidak separah sekarang. Ia mengenang pada tahun 2006, kawasan tersebut masih aman dari banjir rob. Namun, setelah pandemi Covid-19, air laut mulai merangsek masuk ke permukiman warga.
Baca Juga:DBHCHT Kendal Dipangkas 50%, Bupati Minta Verifikasi BLT Petani Tembakau DiperketatUMKM Pekalongan Dituntut Adaptif, Dekranasda Dorong Manfaatkan AI untuk Pemasaran
“Tahun 2006 belum seperti ini. Dulu masih bagus, belum ada rob. Setelah corona itu air mulai masuk ke sini,” ujar Rokhanah ditemani anaknya, Atmo, saat ditemui di rumahnya, Senin (15/6/2026) sore.
Menurutnya, saat pasang tinggi, genangan air dapat mencapai sekitar satu meter sehingga membuat banyak tetangga dan kerabatnya memilih pindah ke tempat yang lebih aman.
“Tetangga sudah pada pergi. Saudara juga sudah pindah. Sekarang saya tinggal bersama anak saya di sini,” ungkapnya.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti apakah akan ada relokasi atau solusi permanen dari pemerintah. Namun, ia berharap dapat segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman dari ancaman banjir.
“Saya tidak tahu rencananya bagaimana. Yang jelas kami terus terdampak. Maunya tinggal di tempat yang kering,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, Polres Kendal menyalurkan bantuan tali asih kepada Siti Rokhanah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial menjelang peringatan Hari Bhayangkara 2026.
Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menjelaskan bahwa pihaknya memperoleh informasi mengenai warga yang masih bertahan di tengah kepungan rob dan membutuhkan perhatian.
Baca Juga:SPPG di Jateng Diminta Serap Telur Peternak Lokal untuk Program MBG, Wagub: Jangan Rugikan PetaniMusim Kemarau Tiba, Damkar Pekalongan Ingatkan Warga Waspadai Risiko Kebakaran
“Polres Kendal memiliki rangkaian kegiatan sosial, salah satunya pemberian tali asih kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami mendapatkan informasi bahwa di wilayah Balok terdapat warga yang rumahnya terdampak rob cukup parah dan lingkungan sekitarnya telah tergenang air,” ujarnya.
