“Kurangi kebiasaan nongkrong sampai larut malam. Biasakan tidur lebih awal seperti pelajar pada umumnya supaya kondisi tubuh tetap sehat dan saat belajar di kelas tidak mengantuk,” ujarnya.
Ferawati menekankan bahwa makanan dan minuman cepat saji sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan karena kandungan gula, garam, dan lemaknya relatif tinggi. Pelajar dianjurkan untuk lebih sering mengonsumsi makanan rumahan yang asupan gizinya lebih terjamin.
Dengan meningkatnya kesadaran akan bahaya diabetes sejak dini, diharapkan generasi muda di Batang dapat mengubah kebiasaan konsumtif mereka dan beralih pada gaya hidup yang lebih sehat demi masa depan yang lebih cerah. (fel/nov)
