Progres 70 Persen, Jembatan Garuda Merah Putih Kendal-Batang Ditargetkan Segera Rampung

Progres 70 Persen, Jembatan Garuda Merah Putih Kendal-Batang Ditargetkan Segera Rampung
ABDUL GHOFUR - TNI dan warga memasang sling baja Jembatan Garuda Merah Putih di Kendal, progres 70 persen, penghubung Kendal–Batang segera rampung, sabtu (20/6/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, memasuki tahap krusial. Hingga akhir pekan ini, progres konstruksi telah mencapai 70 persen dan ditargetkan segera rampung pada waktu yang telah ditentukan. Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang ini mulai terlihat bentuk megahnya dengan pemasangan sling baja bagian atas dan bawah yang dikerjakan secara gotong-royong oleh TNI dan warga setempat.

Jembatan dengan panjang 52 meter dan lebar 1,2 meter ini dirancang khusus sebagai akses penghubung antara Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kendal, dengan Desa Tegalombo, Kabupaten Batang. Kehadirannya menjadi angin segar bagi masyarakat perbatasan yang selama ini terpaksa menempuh jalur memutar hingga sekitar dua jam hanya untuk berpindah antarwilayah.

Kepala Desa Mojoagung, Eling Trianingsih, mengungkapkan rasa syukur dan harapan besar masyarakat terhadap infrastruktur strategis ini. Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran vital tidak hanya untuk mobilitas harian, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan akses pendidikan.

Baca Juga:Kapolres Kendal Pimpin Evakuasi Siti Rokhanah dari Rumah Terendam Rob ke Hunian BaruSekda Pekalongan Pastikan Perhatian Kesejahteraan Guru TPQ, 405 Khataman di Masjid Al Muhtarom

“Jembatan Garuda Merah Putih ini sangat kami nantikan. Selama ini warga kami dan warga Batang terkendala akses. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas ekonomi, perdagangan, hingga interaksi sosial antardesa akan semakin hidup,” ujar Eling di lokasi pembangunan, Sabtu (20/6/2026).

Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Ade Sohali, yang turun langsung memantau proses pemasangan sling baja, menyatakan bahwa pengerjaan terus berjalan sesuai jadwal. Saat ini, fokus utama adalah penyelesaian bentangan atas dan bawah yang menjadi struktur penahan beban utama jembatan.

“Progres pembangunan sudah mencapai 70 persen, dan kami pastikan kualitas konstruksi tetap menjadi prioritas. Kami berharap seluruh proses dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar kokoh untuk dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Dukungan penuh juga datang dari warga. Salah seorang tokoh masyarakat, Masrin Rotib, mengaku tidak sabar menantikan peresmian jembatan tersebut. “Selama ini kami harus memutar jalan jauh, hampir dua jam. Dengan jembatan ini, semua jadi dekat. Kami sangat senang dan berterima kasih pada TNI dan semua pihak yang telah bekerja keras,” katanya dengan mata berbinar.

0 Komentar