Kejurprov Panjat Tebing 2026 Digelar di Batang, 303 Atlet Perebutkan Tiket ke Nasional

Kejurprov Panjat Tebing 2026 Digelar di Batang, 303 Atlet Perebutkan Tiket ke Nasional
NOVIA ROCHMAWATI, BERTANDING - Para peserta Kejurprov Panjat Tebing bertanding di Kabupaten Batang.
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Kabupaten Batang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi. Sebanyak 303 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jawa Tengah 2026 yang digelar di Hutan Kota Rajawali (HKR) Batang pada 25-28 Juni 2026.

Kejuaraan yang diselenggarakan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Batang ini menjadi salah satu ajang strategis dalam pembinaan atlet sekaligus pemetaan kekuatan panjat tebing Jawa Tengah menuju kompetisi tingkat nasional.

Ketua Harian FPTI Batang, Afif Riyanto, mengatakan Kejurprov tahun ini mempertandingkan 16 nomor perlombaan yang terbagi dalam berbagai kelompok usia, mulai dari kategori anak-anak hingga senior.

Baca Juga:Polres Kendal Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis Via Instagram, 2 Pengedar DitangkapTruk 65 Ton Tumbuk Tiang Jembatan Kali Bodri, Sopir Diduga Microsleep di Pantura

“Total ada 303 atlet yang mengikuti Kejurprov tahun ini. Mereka berasal dari klub dan pengurus FPTI kabupaten/kota se-Jawa Tengah,” ujar Afif saat pembukaan kejuaraan, Kamis (25/6/2026).

Nomor yang dipertandingkan meliputi kategori speed dan lead yang selama ini menjadi nomor andalan dalam cabang olahraga panjat tebing. Menurut Afif, hasil kejuaraan akan menjadi salah satu dasar penyusunan peringkat atlet panjat tebing Jawa Tengah sekaligus bahan evaluasi menuju Kejuaraan Nasional tahun berikutnya.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan dan pemeringkatan atlet Jawa Tengah,” jelasnya.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Batang turun menurunkan atlet-atlet terbaiknya. Selain dua atlet binaan utama, FPTI Batang juga mengirimkan sekitar 16 hingga 17 atlet dari berbagai klub yang ada di daerah tersebut.

Afif berharap penyelenggaraan Kejurprov di Batang mampu memotivasi generasi muda untuk menekuni olahraga panjat tebing. Terlebih, Batang telah memiliki sosok inspiratif seperti Khatibin, atlet panjat tebing kelas dunia yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional.

“Semoga kejuaraan ini bisa menginspirasi anak-anak Batang untuk mengikuti jejak Khatibin dan melahirkan atlet-atlet berprestasi berikutnya,” harapnya.

Wakil Bupati Batang, Suyono, yang membuka secara resmi kejuaraan tersebut menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset terbesar bangsa yang harus terus didukung untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya.

Baca Juga:Batang Siapkan Lahan 8 Hektare, Kejar Realisasi Sekolah Nasional TerintegrasiKenaikan Harga Aspal dan Solar Industri Bikin Proyek Jalan di Pekalongan Tertunda

“Aset terbesar bangsa adalah bakat dan kemampuan para pemudanya. Kalau pemudanya hebat, maka bangsa ini juga akan menjadi hebat,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

0 Komentar