Becak Putar Balik di Lokasi Terlarang, Tiga Truk Alami Kecelakaan Karambol di Pantura Kendal

Becak Putar Balik di Lokasi Terlarang, Tiga Truk Alami Kecelakaan Karambol di Pantura Kendal
ABDUL GHOFUR - Salah satu truk alami kerusakan cukup parah usai kecalakaan karambol di Pantura Kendal akibat sopir kaget menghadapi becak di depannya yang mendadak putar balik.
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan tiga truk terjadi di Jalan Pantura Bugangin, Kabupaten Kendal, Jumat (10/7/2026) siang. Insiden tersebut dipicu oleh aksi manuver seorang pengayuh becak yang diduga melakukan putar balik di lokasi yang tidak diperbolehkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meskipun satu truk mengalami kerusakan cukup parah.

Kecelakaan terjadi di tikungan dekat Markas Kodim 0715/Kendal, sebuah lokasi yang memang dilarang untuk putar balik maupun melawan arus kendaraan. Saat kejadian, pengayuh becak tiba-tiba berpindah lajur ke kanan dan hendak berbalik arah, tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, menjelaskan bahwa tindakan pengayuh becak tersebut diduga menjadi pemicu utama kecelakaan yang melibatkan Truk Hino Tronton Box bernomor polisi B-9540-FEV, Truk Engkel Box H-9826-HQ, dan Truk Fuso B-9198-GYU.

Baca Juga:Desak Sekda Dicopot, Koalisi Transparansi Pekalongan Gelar Aksi di Depan Kantor Setda dan DPRDPemkab Batang Genjot Pengembangan 5 Destinasi Wisata Prioritas Mulai Tahun Depan

“Ada bapak-bapak naik becak yang putar balik di situ. Padahal lokasi tersebut dilarang untuk putar balik,” ujar Heru.

Menurut Heru, pengayuh becak tersebut diduga merupakan warga sekitar Bugangin yang sehari-hari mencari nafkah menggunakan becak. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kejadian tersebut untuk memastikan kronologi secara lengkap.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Truk Hino yang dikemudikan Indra Irvana (26), warga Desa Petarukan, Kabupaten Pemalang, melaju dari arah barat menuju timur atau menuju arah Semarang. Setibanya di lokasi kejadian, sopir terkejut melihat pengayuh becak yang tiba-tiba berpindah lajur ke kanan.

“Sopir kaget karena tiba-tiba ada pengayuh becak yang pindah lajur. Pengemudi kemudian mengurangi kecepatan dan melakukan pengereman,” jelas Heru.

Namun, dua kendaraan berat yang berada di belakang truk Hino tidak memiliki jarak aman yang cukup sehingga tidak sempat menghindar. Truk Engkel Box yang dikemudikan Mochamad Safi’i, warga Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, menabrak bagian belakang Truk Hino. Setelah itu, Truk Hino terdorong ke depan akibat ditabrak oleh Truk Fuso yang dikemudikan Nanang Haryono, warga Kota Surabaya.

0 Komentar