Adapun siswa sekolah dasar diarahkan untuk mulai menulis ulasan singkat terhadap buku yang telah dibaca sebagai latihan memahami isi bacaan sekaligus menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas anak.
Faiz menilai, budaya literasi tidak bisa dibangun secara instan, melainkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Dengan gerakan Sak Minggu Sak Buku, diharapkan generasi muda Batang tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan memiliki minat baca yang tinggi. (nov)
