HUT Kendal ke-421, Bupati Ajak Kolaborasi Wujudkan Pembangunan Berdikari

HUT Kendal ke-421, Bupati Ajak Kolaborasi Wujudkan Pembangunan Berdikari
ABDUL GHOFUR. MENGAWAL - Macan putih mengawal prosesi Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421 di Stadion Kebondalem, Selasa (28/7/2026), melambangkan keberanian, persatuan, dan semangat membangun Kendal Berdikari.
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-421 di Stadion Utama Kebondalem pada Selasa (28/7/2026).

Mengusung tema “Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari”, peringatan tahun ini menjadi momen penting bagi seluruh elemen daerah untuk menyatukan visi dalam mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga biasa, untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong. Menurutnya, kolaborasi yang kokoh menjadi kunci utama agar laju pembangunan di Bumi Bahurekso terus meningkat.

Baca Juga:Musim Panen Tembakau Kendal, Petani Optimistis Harga Naik di Tengah KemarauKemenag Batang Kaji Haji 2027, Jemaah Hanya Bayar Rp18 Juta di Pelunasan

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pribadi, saya mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421 kepada seluruh masyarakat Kendal di mana pun berada. Mari terus bersinergi, berkolaborasi, bergotong royong, dan bersatu padu membangun Kendal,” tegas Dyah di hadapan ribuan peserta upacara.

Bupati Dyah menegaskan bahwa capaian pembangunan yang telah dinikmati saat ini bukanlah hasil kerja segelintir pihak, melainkan buah dari perjuangan panjang para pendahulu, ulama, sesepuh, serta seluruh warga yang terus menjaga semangat persatuan. Ia mengingatkan bahwa kemajuan tidak mungkin terwujud tanpa adanya rasa saling percaya dan saling menguatkan di antara seluruh pemangku kepentingan.

“Kemajuan Kabupaten Kendal tidak diraih oleh satu atau dua pihak saja, tetapi lahir dari semangat saling menguatkan, saling menjaga, dan saling percaya,” tandasnya.

Dalam paparannya, Dyah membeberkan sejumlah indikator makro pembangunan yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kendal mencapai 7,99 persen, menjadikannya yang tertinggi di Jawa Tengah.

Angka pengangguran terbuka turun menjadi 4,6 persen, sementara angka kemiskinan menurun menjadi 8,4 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun meningkat menjadi 75,07. Di sektor investasi, realisasi nilai investasi Kendal juga tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Tengah, yakni Rp15,86 triliun.

Capaian-capaian tersebut, lanjut Dyah, harus menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan pembangunan yang benar-benar berdampak langsung bagi kesejahteraan warga Kendal. Ia berharap tren positif ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.

0 Komentar