Panen Keempat Padi Biosalin di Lahan Rob, Produktivitas Tembus 6,6 Ton

Panen Keempat Padi Biosalin di Lahan Rob, Produktivitas Tembus 6,6 Ton
M. AINUL ATHO\'. PANEN - Wali Kota Pekalongan bersama Kepala KPwBI Tegal, Ketua MES Pekalongan dan jajaran Forkompimda saat melakukan panen keempat Padi Biosalin di Kelurahan Degayu.
0 Komentar

Hasilnya, produktivitas padi Biosalin mencapai sekitar 6,6 ton gabah kering per hektare. Angka ini berada di atas rata-rata produktivitas nasional yang tercatat sekitar 6,3 ton per hektare.

“Produktivitasnya juga dinilai sangat baik, mencapai sekitar 6,6 ton per hektar atau berada di atas rata-rata nasional yang sekitar 6,3 ton per hektar,” tutur Bimala.

Perluasan program juga berdampak pada bertambahnya jumlah petani yang terlibat. Jika sebelumnya hanya satu kelompok tani, kini telah berkembang menjadi empat kelompok tani dengan total anggota lebih dari 70 petani.

Baca Juga:Macan Kumbang Lumpuhkan Warga Bawang, Akhirnya Dievakuasi Usai 6 Jam TerkurungSentra Triplek Rejosari Hidupkan Ekonomi Desa, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Tak hanya pada aspek produksi, program ini juga mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi syariah dan green economy melalui penyerahan dana wakaf produktif sebesar Rp74 juta.

Dana tersebut merupakan hasil sinergi antara KPw BI Tegal, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, MES Kota Pekalongan, dan Dompet Dhuafa Jateng.

Bimala menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia berharap keberhasilan pilot project Demfarm di Kelurahan Degayu ini dapat menjadi model yang direplikasi di kawasan pesisir lain yang menghadapi tantangan serupa. (nul)

0 Komentar