Tekan Pengangguran, Disnaker Batang Kejar Target Penempatan 1.315 Pencari Kerja di Sektor Industri

Tekan Pengangguran, Disnaker Batang Kejar Target Penempatan 1.315 Pencari Kerja di Sektor Industri
DOK. SERAPAN KERJA - Kepala Disnaker Batang, Suprapto saat menjelaskan target dan realisasi serapan tenaga kerja di industri.
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang mengejar sisa target penempatan 1.315 pencari kerja hingga akhir tahun 2026 guna menekan angka pengangguran terbuka di wilayah setempat.

Hingga 7 September 2026, Pemkab Batang melalui program Dapat Kerja (Daker) telah berhasil menyalurkan sebanyak 1.685 tenaga kerja lokal ke berbagai sektor industri manufaktur.

Kepala Disnaker Kabupaten Batang, Suprapto, mengonfirmasi bahwa 1.616 orang terserap melalui dukungan pendanaan APBD, sementara 69 pekerja lainnya disalurkan lewat jalur non-APBD.

Baca Juga:Anggota DPRD Kendal Mora Sandhy Ditetapkan Tersangka, Status Keanggotaan Tunggu Sikap GolkarPakai Rontgen Portabel, Dinkes Batang Temukan 59 Kasus TBC Tersembunyi di Pemukiman Warga

“Kalau Daker ini 99 persen. Yang tahun ini semua yang ditempatkan program Daker langsung bekerja semua,” ujar Suprapto saat ditemui di kantornya, Selasa (8/9/2026).

Sebagian besar tenaga kerja tersebut terserap di pabrik garmen dan alas kaki yang beroperasi di Kawasan Industri Batang, melibatkan 13 perusahaan manufaktur seperti PT Tekstil Bearing, Yih Quan, dan Samwon.

Guna memenuhi total target penempatan 3.000 pekerja hingga akhir 2026, Disnaker Batang mengubah strategi rekrutmen dari pasif menjadi aktif dengan sistem jemput bola ke kantong-kantong lulusan sekolah vokasi.

Pihak dinas menggandeng Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK untuk menggelar walk-in interview secara merata, sekaligus menggaet sembilan Balai Latihan Kerja (BLK) swasta demi menggenjot kuota penyerapan minimal 400 tenaga kerja setiap bulannya. (fel)

0 Komentar