Bikin Haru! 70 Siswa SD Muhammadiyah Kajen Nyantri di MBS Bumiayu Brebes, Gembleng Karakter Anak

Bikin Haru! 70 Siswa SD Muhammadiyah Kajen Nyantri di MBS Bumiayu Brebes, Gembleng Karakter Anak
MALEKHA DOA - Prosesi doa bersama usai upacara pelepasan para siswa SD Muhammadiyah Kajen yang mengikuti kegiatan nyantri di MBS Bumiayu.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Momen perpisahan yang menguras air mata sekaligus membanggakan tersaji di SD Muhammadiyah Kajen! Sebanyak 70 siswa kelas V secara resmi dilepas untuk mencicipi kehidupan ala santri sesungguhnya di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Bukan liburan biasa, puluhan bocah ini bakal digembleng selama tiga hari penuh dalam program Qur’an Camp yang berlangsung sejak 17 hingga 19 April 2026.

Lewat agenda tahunan bertajuk “Visit Boarding School” ini, pihak sekolah ingin memberikan pengalaman super mahal bagi para siswanya. Mereka tak cuma diajak merasakan langsung atmosfer disiplin pesantren, tapi juga menyelami teknik tahsin dan tahfidz Al-Qur’an dari para ustaz berpengalaman.

Baca Juga:Viral Video Pribadi Warga Bandar Batang Bocor, Polisi Buru Pelaku PenyebarnyaKejutan Muscab! Niken Larasati Mundur dari Bursa Ketua PKB Kendal, Pilih Fokus Urus Muslimat NU

Kepala SD Muhammadiyah Kajen, Mustariadi, S.Pd.I., secara blak-blakan menyebut bahwa langkah berani ini adalah jurus jitu untuk membentengi anak-anak dari gempuran kemajuan zaman dan kecanduan teknologi yang makin tak terkendali.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sejak dini. Selain memperdalam ilmu agama, program ini diharapkan mampu mendorong mereka untuk memiliki minat melanjutkan pendidikan ke jenjang pesantren di masa depan,” ujar Mustariadi penuh harap di hadapan wali murid dan tokoh Muhammadiyah setempat.

Bakal Digembleng Ibadah Harian

Tak tanggung-tanggung, selama menimba ilmu di “Kota Berhias” Brebes, para siswa akan dihadapkan pada jadwal super padat. Mulai dari pembiasaan ibadah sunah harian yang ketat, pengenalan ekosistem pesantren, hingga bimbingan intensif yang bakal membentuk kemandirian karakter mereka.

Upacara pelepasan yang digelar di pelataran sekolah pagi itu pun terasa sangat khidmat. Dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kajen, Majelis Dikdasmen, dan para orang tua yang tak henti-hentinya mendoakan buah hati mereka.

Suasana haru biru seketika pecah saat anak-anak ini mencium tangan dan berpamitan kepada orang tua masing-masing demi menuntut ilmu agama.

Langkah inovatif ini tak hanya sukses menguatkan mental dan karakter siswa, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi luar biasa antara lembaga pendidikan dasar dan pondok pesantren di bawah naungan Muhammadiyah! (mal)

0 Komentar