Ke depan, ia menargetkan agar seluruh elemen sanggar tari di Kota Pekalongan—baik yang berhaluan tradisional maupun modern—dapat bersinergi dan berpartisipasi penuh dalam peringatan Hari Tari Dunia selanjutnya. Upaya kolektif ini diharapkan mampu mengukuhkan muruah Kota Pekalongan sebagai salah satu garda terdepan dalam pelestarian budaya Indonesia. (nul)
Peringati Hari Tari Dunia ke-44, Penari Pekalongan Gelar Maraton 10 Jam Menari Nonstop
