Jemari Spenga, Inovasi Digital SMPN 3 Pekalongan Bangun Ekosistem Wirausaha Pelajar  

Jemari Spenga
SMP Negeri 3 Pekalongan menghadirkan inovasi bertajuk Jemari Spenga
0 Komentar

Oleh Desi Ariyanti, S.Pd., M.Pd.

RADARPEKALONGAN.ID – Di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat, kemampuan berwirausaha dan literasi digital menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki peserta didik sejak dini.

Menjawab tantangan tersebut, SMP Negeri 3 Pekalongan menghadirkan inovasi bertajuk Jemari Spenga (Jejaring Marketing Digital Siswa Spenga).

Hal itu dilakukan sebagai upaya membangun ekosistem kewirausahaan pelajar berbasis teknologi digital.

Inovasi ini lahir dari realitas yang ditemukan di lingkungan sekolah.

Baca Juga:Islamic Festival Smuhi Berlangsung Meriah dan MemukauBorong 4 Piala FLS3N, SD Muhammadiyah Tangkil Tengah Siap Melaju ke Tingkat Kabupaten

Banyak siswa ternyata telah memiliki usaha kecil secara mandiri, mulai dari kuliner, jasa desain digital, penjualan aksesoris, thrift fashion, hingga jasa editing video dan desain grafis.

Namun, usaha-usaha tersebut masih berjalan secara sporadis melalui media sosial pribadi tanpa dokumentasi dan pengelolaan yang terintegrasi.

Akibatnya, promosi kurang optimal, branding belum terbentuk, dan sekolah kesulitan memetakan potensi kewirausahaan siswa secara menyeluruh.

Berangkat dari kondisi tersebut, penulis menggagas Jemari Spenga sebagai platform digital yang menjadi pusat katalog usaha siswa dalam satu ekosistem daring berbasis Google Sites dan microsite.

Melalui inovasi ini, seluruh usaha siswa dihimpun dalam satu tautan terintegrasi pada link s.id/usahaspenga sehingga lebih mudah diakses masyarakat.

Kepala SMP Negeri 3 Pekalongan, Durotul Azizah, S.Pd., menjelaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar media promosi.

Namun juga menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang menghubungkan kompetensi digital dengan kehidupan nyata siswa.

Baca Juga:​Smuhi Borong Medali di Ajang IPSI Cup 3 Kabupaten PekalonganMenemukan Kembali Majalah Bobo di Perempatan Kaliurang

“Anak-anak saat ini memiliki kreativitas luar biasa. Sekolah harus hadir menjadi fasilitator agar kreativitas itu berkembang menjadi kompetensi yang bermanfaat dan produktif,” ujarnya.

Dalam implementasinya, siswa mendapatkan pendampingan mulai dari pengambilan foto produk dengan melakukan kunjungan edukatif ke Telkom Indonesia sebagai bagian dari implementasi inovasi Jemari Spenga.

Dalam kegiatan tersebut, siswa belajar teknik dasar foto produk menggunakan mini studio serta memahami strategi pemasaran digital untuk meningkatkan kualitas promosi usaha siswa di platform digital.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi digital, kreativitas, dan kemampuan branding produk secara langsung melalui praktik nyata di dunia industri.

0 Komentar