Menggiurkan, Sentra Sapi Perah Desa Semampir Batang Sukses Raup Cuan Hingga Banjir Dukungan dari Nestle

Menggiurkan, Sentra Sapi Perah Desa Semampir Batang Sukses Raup Cuan Hingga Banjir Dukungan dari Nestle
M. DHIA THUFAIL BERI PAKAN - Peternak sapi perah Desa Semampir, Rudito saat memberi pakan dan vitamin ke sejumlah sapi perah miliknya.
0 Komentar

Disengat Cuaca Panas Hingga Ditantang Anak Muda Jangan Merantau

Kendati demikian, bisnis ini bukan tanpa kerikil tajam. Rudito membeberkan jika cuaca ekstrem dan sengatan suhu panas akhir-akhir ini kerap menjadi musuh utama yang bikin pusing, karena bisa menurunkan nafsu makan sapi dan memangkas kuota produksi susu.

“Kalau cuaca panas, produksi susu turun dan sapi kurang istirahat. Kalau dingin hasilnya lebih bagus,” jelas Rudito membagikan ilmunya.

Selain cuaca, meroketnya harga pakan konsentrat pabrikan juga sempat mencekik leher para peternak pemula. Beruntung, Pemerintah Kabupaten Batang tidak tinggal diam. Bantuan modal mulai dari bibit rumput unggul, mesin pencacah pakan (chopper), hingga program suntik vaksin gratis rutin dikucurkan saban tahun.

Baca Juga:TMMD Sengkuyung Sukses Sulap Jalan Noyontaansari Pekalongan Mulus Bak Jalan RayaDarurat Perundungan dan Kekerasan Seksual di Jateng, Wagub Taj Yasin Soroti Kasus Bunuh Diri Remaja

Di akhir obrolan, Rudito menaruh harapan besar agar pemerintah daerah makin gencar menyuntikkan bantuan dana segar untuk memperluas skala bisnis ini. Ia bermimpi, sektor ini bisa menjadi magnet agar anak-anak muda di Batang emoh merantau ke kota besar dan memilih membangun tanah kelahiran.

“Usaha sapi perah di sini punya peluang besar ke depan. Jadi kalau di desa ada peluang, anak muda tak perlu merantau untuk cari uang,” pungkas Rudito dengan nada bicara penuh semangat. (fel)

0 Komentar