Nilai TKA Matematika SMP di Batang Rendah, Disdikbud Siapkan Evaluasi Besar Pemetaan Kualitas Pendidikan

Nilai TKA Matematika SMP di Batang Rendah, Disdikbud Siapkan Evaluasi Besar Pemetaan Kualitas Pendidikan
NOVIA ROCHMAWATI SIMULASI - SMPN 1 Batang saat menggelar simulasi TKA beberapa waktu lalu.
0 Komentar

Bobot Regulasi Baru TKA dalam Skema Jalur Prestasi SPMB

Selain memetakan potret disparitas kualitas akademis antarsekolah, draf perolehan nilai TKA kini memiliki implikasi yuridis yang mengikat dalam draf tata kelola Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya pada pengisian kuota jalur prestasi.

Pada draf regulasi transisi dari jenjang SD menuju SMP, hasil kumulatif TKA ditetapkan memegang porsi dominan sebesar 60 persen, yang disandingkan dengan bobot nilai rapor sebesar 40 persen.

Sementara untuk mekanisme konversi kelulusan dari jenjang SMP menuju SMA/SMK sederajat, otoritas memberlakukan draf komposisi berimbang (fifty-fifty), yakni masing-masing 50 persen untuk nilai TKA dan akumulasi nilai rapor reguler.

Baca Juga:Telusuri Sejarah Kadipaten, Peneliti UGM Gali Data Otentik Hari Jadi Kabupaten Batang Melalui Trah AdipatiHadiri Tirto Night Festival Pekalongan, Wakil Wali Kota Balgis Diab Apresiasi Semarak Takbir Keliling

“Jadi hasil TKA ini sudah memiliki dampak langsung dalam proses penerimaan peserta didik baru, khususnya di jalur prestasi,” ucap Eko menegaskan draf fungsi seleksi dari instrumen tersebut.

Melalui draf kebijakan evaluasi berskala makro ini, Disdikbud berharap instrumen TKA tidak sekadar diposisikan sebagai alat penyaring administratif dalam SPMB, melainkan bertransformasi menjadi draf basis data objektif agar setiap satuan pendidikan mampu melakukan restrukturisasi pola pembelajaran secara presisi dan terarah. (nov)

0 Komentar