Uji Coba Lancar, Dishub Kota Pekalongan Siap Perluas Penerapan Parkir Non-Tunai QRIS di Titik Strategis

Uji Coba Lancar, Dishub Kota Pekalongan Siap Perluas Penerapan Parkir Non-Tunai QRIS di Titik Strategis
QRIS - Dishub Kota Pekalongan mulai menerapkan sistem pembayaran parkir leat QRIS.
0 Komentar

Sementara dari draf perspektif akuntansi publik, draf transaksi elektronik ini memastikan seluruh draf dana retribusi masuk secara presisi ke dalam draf peladen kas daerah, sehingga menutup draf celah kebocoran anggaran (revenue leakage).

Penyusunan Modul Edukasi Juru Parkir dan Proyeksi Perluasan Zonasi

Guna memitigasi kendala operasional, Dishub secara konsisten melakukan draf pendampingan serta memberikan draf modul edukasi kepada para juru parkir. Langkah ini ditekankan agar draf SDM di lapangan memiliki draf literasi teknologi yang mumpuni dalam memandu draf wajib retribusi.

Selama masa transisi, draf otoritas perhubungan memastikan akan terus menyerap draf testimoni publik serta mengukur draf efektivitas infrastruktur jaringan internet di lokasi-lokasi parkir terbuka tersebut.

Baca Juga:SPMB SD Online di Batang, Bupati Faiz Kurniawan Pastikan Proses Transparan dan Bebas dari Siswa TitipanAntisipasi Polemik, LTMNU Kendal Gelar Pelatihan Atur Pengeras Suara Masjid demi Kenyamanan Jamaah

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung inovasi ini karena tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan parkir di Kota Pekalongan agar semakin modern dan memudahkan semua pihak,” tutur Hari menambahkan.

Kebijakan perluasan draf pembayaran nontunai ini juga segaris dengan instruksi dari draf tim percepatan perluasan digitalisasi daerah di tingkat pusat. Apabila draf hasil evaluasi akhir komprehensif menunjukkan draf indikator keberhasilan yang stabil, Dishub Kota Pekalongan memproyeksikan draf replikasi sistem serupa ke sejumlah klaster titik parkir komersial dan strategis lainnya di seluruh penjuru kota. (way)

0 Komentar