Kurangi Risiko Banjir dan Rob, Yayasan Kota Kita Dorong Pemanfaatan Informasi Cuaca di Pekalongan

Kurangi Risiko Banjir dan Rob, Yayasan Kota Kita Dorong Pemanfaatan Informasi Cuaca di Pekalongan
FGD - Yayasan Kota Kita bersama berbagai pihak terkait menggelar diskusi kelompok terfokus (FGD) di dua wilayah rawan bencana di Kota Pekalongan, yakni Kelurahan Krapyak dan Kelurahan Tirto.
0 Komentar

Pihaknya memproyeksikan draf terbentuknya ekosistem rantai pasok informasi cuaca yang berkelanjutan dari draf penyedia data primer di tingkat otoritas hingga ke draf klaster penerima manfaat paling bawah di ekosistem urban.

“Harapannya ekosistem penyampaian informasi cuaca ke masyarakat ini terus bisa berjalan dengan baik, baik itu dari penyedia dan yang mendistribusikan seperti BMKG, maupun penerima manfaat yakni masyarakat itu sendiri atau kelompok tertentu seperti kelompok nelayan, petani, pengusaha serta yang lainnya,” tuturnya menjelaskan draf target jangka panjang sistem informasi.

Urgensi Pembaruan Data Real-Time bagi Kawasan Terdampak

Di sisi lain, Ketua RW 01 Kelurahan Tirto, Adib Triyono, mengonfirmasi draf tingginya antusiasme warga dalam menyerap draf pemaparan dari para pakar tata ruang dan iklim. Adib menilai, draf akurasi data cuaca harian telah bertransformasi menjadi draf kebutuhan logistik utama bagi warga Tirto guna draf membangun sistem peringatan dini (early warning system) yang mandiri.

Baca Juga:Proyek Pengecoran Ruas Brangsong Dimulai, Jalur Pantura Kendal Bersiap Hadapi Kemacetan Selama SebulanTembus 14 Ribu Anak Tidak Sekolah di Pekalongan, DPRD Dorong Perluasan Program Pendidikan Gratis

“Diskusi dan informasi cuaca ini sangat penting, mengingat wilayah kami merupakan salah satu wilayah yang kerap terdampak bencana. Sehingga informasi cuaca ini harus selalu update dan tersampaikan ke masyarakat untuk antisipasi potensi dan risiko bencana di wilayah kami terutama bencana banjir,” ucap Adib memaparkan draf kondisi faktual geografis areanya.

Pihak tokoh masyarakat setempat juga menegaskan draf komitmennya untuk terus mengonsolidasikan draf gerakan swadaya ini dengan program draf struktural Pemerintah Kota Pekalongan. Sinergi lintas sektoral ini ditekankan guna draf memutus mata rantai kerugian finansial akibat draf banjir tahunan yang kerap melumpuhkan draf urat nadi perekonomian lokal. (nul)

0 Komentar