Bunda PAUD Kota Pekalongan Pantau MPLS di TK Pembina, Pastikan Ramah Anak dan Bebas Tekanan

Bunda PAUD Kota Pekalongan Pantau MPLS di TK Pembina, Pastikan Ramah Anak dan Bebas Tekanan
ISTIMEWA. MONITORING - Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya melakukan monitoring MPLS di TK Pembina.
0 Komentar

KOTA PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, didampingi jajaran Dinas Pendidikan Kota Pekalongan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK Pembina Bendan, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan MPLS berlangsung ramah anak, aman, nyaman, dan menyenangkan.

Bunda Inggit, sapaan akrabnya, menegaskan MPLS bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum membangun rasa percaya diri, aman, dan nyaman bagi peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.

Baca Juga:Otokritik Santri dan Relasi Kuasa Pesantren Mengemuka dalam Bedah Buku Raedu BashaTMMD Wonosari Siap Bangun Jalan Beton 650 Meter, Buka Akses Pertanian dan Tambak

Menurutnya, kesan pertama yang positif akan membuat anak lebih bersemangat mengikuti proses belajar.

“Kami berharap anak-anak memiliki kesan pertama yang menyenangkan saat masuk sekolah, sehingga mereka tidak merasa tertekan atau stres, tetapi justru bahagia bertemu teman-teman, guru, dan lingkungan sekolahnya,” ujarnya.

Ia mengapresiasi antusiasme para siswa di TK Pembina Bendan yang dinilai cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Bahkan, banyak anak sudah berani tampil di depan kelas dan mulai mengenal teman maupun gurunya.

“Anak-anaknya tadi luar biasa. Ketika saya hadir, saya juga kaget, anak-anak baru masuk sekolah ini sudah mengenal teman-temannya, sudah mengenal gurunya, bahkan untuk tampil tadi juga sudah tidak malu-malu. Artinya, anak-anak sekarang ini saya melihat kepercayaan dirinya sudah terbangun dan juga memiliki keberanian untuk tampil di depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS disesuaikan dengan jenjang pendidikan, namun tetap memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

“Untuk jenjang TK belum ada penekanan pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, melainkan sebatas tahap pengenalan yang sesuai dengan perkembangan anak,” tutur Mabruri.

Melalui pelaksanaan MPLS yang ramah anak, ia berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas sejak usia dini sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:Irigasi Tambak 2,7 Kilometer Dibangun Perdana di Kalirejo, Kendal Siap Genjot Produktivitas Petambak RakyatBupati hingga Ketua DPRD Kendal Ikut Nobar Piala Dunia 2026 di Pendopo

Pihaknya juga berharap seluruh satuan pendidikan terus menghadirkan MPLS yang ramah anak dan berorientasi pada kebahagiaan peserta didik.

“Yang paling penting adalah anak merasa diterima, senang, dan percaya diri berada di sekolah. Dengan suasana yang aman dan menyenangkan sejak hari pertama, kami optimistis semangat belajar anak akan tumbuh dengan baik, sehingga menjadi fondasi bagi keberhasilan pendidikan di jenjang berikutnya,” pungkasnya. (nul)

0 Komentar