KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID – Lembaga Perekonomian Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kangkung mulai memperluas cakupan bisnisnya dengan membuka rekrutmen tenaga kerja untuk tiga unit usaha yang dikelola.
Sebanyak 16 orang pelamar mengikuti proses seleksi yang digelar di Kantor KSPPS Sumber Dana Barokah Rowosari, Kamis (30/7/2026), sebagai bagian dari persiapan ekspansi usaha dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan MWC NU Kangkung.
Seleksi karyawan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan personel di tiga unit usaha, yakni Nusa Mart, koperasi, dan Rumah Makan Seafood yang merupakan milik MWC NU Kangkung. Langkah rekrutmen ini dinilai mendesak seiring dengan rencana pembukaan gerai baru Nusa Mart, yang saat ini baru memiliki satu toko dan akan segera dikembangkan.
Baca Juga:DPRD Kendal Minta Mora Sandhy Fokus Hukum, Nonaktif Sementara dari DewanTim PkM USM Beri Psikoedukasi Kader PKK Lamper Lor tentang Kesehatan Mental Keluarga di Era Digital
Sekretaris Lembaga Perekonomian MWC NU Kangkung, M. Ghufron, mengungkapkan bahwa dari total 16 pelamar yang hadir, pihaknya akan menyaring dan memilih 12 orang untuk ditempatkan di masing-masing unit usaha. Rinciannya, delapan orang akan bertugas di Nusa Mart, dua orang di koperasi, dan dua orang lainnya di Rumah Makan Seafood.
Ghufron menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen ini tergolong tinggi. Tidak hanya berasal dari Kecamatan Kangkung, para pelamar juga datang dari wilayah tetangga, termasuk Kecamatan Kaliwungu, yang menunjukkan bahwa unit usaha MWC NU mulai dikenal dan diminati oleh khalayak luas.
“Dari 16 pelamar, kami akan memilih 12 orang. Minat masyarakat cukup besar, bahkan ada yang datang dari luar Kecamatan Kangkung. Ini menandakan bahwa unit usaha MWC NU mulai dipercaya dan menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat,” ujar Ghufron.
Ia menekankan, penambahan tenaga kerja ini merupakan langkah strategis guna mendukung pengembangan usaha sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Ketua Lembaga Perekonomian MWC NU Kangkung, Moch Zaenal Arifin, menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan.
Selain mengikuti tes kemampuan intelektual dan kecerdasan sosial, para peserta juga diwajibkan menjalani wawancara terkait pemahaman nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah (Aswaja) sebagai bagian dari identitas organisasi.
