KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Puluhan talenta muda furnitur dari berbagai negara di kawasan Asia berkumpul di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka), Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah, untuk mengikuti ajang internasional Talent Camp Asia 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari pada 7–11 September 2026 ini mengusung tema “Thoughtful Furniture Futures: Designing, Making, and Sustaining the Future”.
Selama ajang berlangsung, para peserta ditantang merancang, memproduksi, hingga merakit purwarupa (prototype) furnitur masa depan yang berbasis teknologi manufaktur digital dan berkelanjutan.
Baca Juga:Tekan Sampah ke TPA, Pemkot Pekalongan Resmikan TPS3R Mataram Asri Jadi Percontohan PerkantoranKasus Pemalsuan Surat Koperasi BMJ, Anggota DPRD Kendal Mora Sandhy Ditetapkan Tersangka
Ketua Panitia Talent Camp Asia, Nicolas Hutasoit, menjelaskan bahwa ajang ini dirancang bukan sekadar kompetisi desain visual, melainkan pengujian kemampuan manufaktur secara utuh dari tingkat konsep hingga barang jadi.
“Peserta harus mampu menerjemahkan gagasan menjadi karya melalui proses desain digital, manufaktur, hingga menghasilkan prototype,” tegas Nicolas, Senin (7/9/2026).
Direktur Polifurneka, Peni Shoffiyati, menambahkan bahwa penyelenggaraan ajang berskala internasional ini bertujuan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) industri kayu nasional agar siap menghadapi gelombang transformasi digital.
Guna memperkuat ekosistem pembelajaran desain digital dan mesin manufaktur modern berbasis Computer Numerical Control (CNC), Polifurneka kembali menggandeng perusahaan piranti lunak asal Austria, CAD+T Software.
Inisiatif ini sekaligus mengokohkan peran Polifurneka sebagai Digital Capability Centre dalam mendukung program prioritas nasional Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0) di sektor manufaktur furnitur.(fur)
