RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid (Aaf), secara resmi membuka perhelatan Khairfest 2026 di Gedung Amanjiba, Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Jumat (30/1/2026). Festival yang diinisiasi oleh Moeslem Youth Pekalongan ini menjadi sorotan karena berhasil memadukan konsep kajian dakwah, literasi, hingga pemberdayaan ekonomi melalui expo UMKM.
Berlangsung selama dua hari (30–31 Januari 2026), Khairfest menampilkan 40 stan yang terdiri dari sektor pendidikan, komunitas, hingga produk lokal unggulan. Aaf menilai kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa anak muda di Kota Batik mampu mengelola acara secara profesional dengan landasan sosial yang sangat kuat.
“Ini Khairfest yang konsepnya sangat luar biasa. Betul-betul murni sosial dan hasilnya akan disumbangkan ke sekolah tahfidz. Saya yakin jika cuaca mendukung, kegiatan ini akan berjalan maksimal dan ramai pengunjung,” ujar Wali Kota Aaf dalam sambutannya.
Baca Juga:Zulkifli Hasan Janji Dukung Pembangunan Pelabuhan Perikanan Batang demi Target Swasembada ProteinKendal Jadi Pilot Project Karbon Biru Nasional, Mangrove Patebon hingga Rowosari Jadi Andalan KKP
Investasi Karakter Menuju Generasi Emas
Wali Kota Aaf menekankan bahwa inisiatif dari komunitas pemuda seperti ini sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam menyiapkan Generasi Emas 2045. Menurutnya, penguatan nilai-nilai agama yang dikemas secara modern akan membentuk karakter pemuda yang positif dan tangguh.
“Anak-anak muda dengan penguatan pendidikan agama akan melahirkan generasi yang positif. Ini selaras dengan program pemerintah dalam menyiapkan Generasi Emas 2045,” tambahnya secara lugas.
Khairfest 2026 tidak hanya menjadi pusat belanja UMKM, tetapi juga menghadirkan beragam kegiatan edukatif, antara lain:
- Kelas Literasi: Materi marketing digital dan sharing kesehatan bersama praktisi medis.
- Kompetisi: Lomba mewarnai untuk anak-anak dan lomba Tahfidz Al-Quran.
- Aksi Kemanusiaan: Donor darah bekerja sama dengan PMI serta penggalangan dana melalui Batik Qonita dan Senopati.
Donasi untuk Pendidikan Tahfidz Gratis
Seluruh keuntungan dan donasi yang terkumpul dalam festival ini akan disalurkan sepenuhnya kepada Markaz Tahfidzil Quran Zaid bin Tsabit di Klego. Lembaga ini merupakan pondok pesantren putra yang telah memberikan pendidikan tahfidz secara gratis sejak tahun 2015.
Ketua Markaz Tahfidzil Quran Zaid bin Tsabit, Dr. Kholid Hasan, menyambut positif kolaborasi antara dakwah dan pemberdayaan ekonomi pemuda ini. Ia berharap sinergi antara komunitas pemuda dan pemerintah terus berlanjut guna menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
