Solar Tumpah di Jalur Bojongkoneng Pekalongan, Banyak Motor Tergelincir, Warga & Aparat Turun Tangan

Solar Tumpah di Jalur Bojongkoneng Pekalongan, Banyak Motor Tergelincir, Warga & Aparat Turun Tangan
HADI WALUYO TABURI SEKAM - Jalan di jalur Bojongkoneng-Bubak di Kandangserang yang licin akibat tumpahan solar ditaburi sekam dan sebuk gergaji agar tak licin.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KANDANGSERANG – Insiden tumpahan bahan bakar jenis solar mengakibatkan jalur pegunungan di ruas Bojongkoneng-Bubak, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, menjadi sangat licin pada Senin (20/4/2026) pagi. Kondisi ini membahayakan pengguna jalan, bahkan mengakibatkan sejumlah pengendara sepeda motor tergelincir dan terjatuh.

Menurut keterangan warga setempat, tumpahan solar tersebut tersebar di beberapa titik rawan. Nunuk, salah seorang warga Karangsari, Karanganyar yang tengah melintas menuju Bubak, membenarkan kejadian tersebut.

“Pagi ini banyak motor yang terjatuh saat melintasi jalan Gamblok-Bubak karena tumpahan solar di jalan,” ujar Nunuk di lokasi kejadian.

Baca Juga:Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan, Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar di Exit TolKecelakaan Maut di Pantura Kendal, Pemotor Wanita Tewas Terjatuh Saat Gagal Menyalip Truk

Merespons situasi darurat yang mengancam keselamatan lalu lintas, jajaran kepolisian dari Polsek Kandangserang bersama pihak kecamatan langsung terjun ke lokasi. Bhabinkamtibmas Polsek Kandangserang, Bripka Sugito, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kandangserang, Wido Santiko, dan petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kecamatan Kandangserang segera berkoordinasi untuk mengamankan arus kendaraan.

Tabur Sekam Padi dan Serbuk Gergaji

Guna mengatasi permukaan aspal yang licin, petugas gabungan bersama warga setempat melakukan kerja bakti secara gotong royong. Mereka menaburkan sekam padi dan serbuk gergaji kayu di sepanjang badan jalan yang terdampak tumpahan BBM tersebut.

Langkah taktis ini terbukti efektif menyerap cairan solar dan memulihkan daya cengkeram aspal. Alhasil, arus lalu lintas yang sempat terhambat berangsur normal dan aman untuk dilalui kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Di sela-sela penanganan jalan darurat tersebut, Bripka Sugito mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di area pegunungan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintas di jalur rawan. Apabila menemukan kejadian serupa atau situasi membahayakan lainnya, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani,” kata Bripka Sugito memberikan penegasan.

Berkat kesigapan dan sinergi antara aparat pemerintah, kepolisian, dan masyarakat setempat, jalur vital di Kandangserang tersebut kini telah kembali kondusif dan aman bagi para pelintas. (had)

0 Komentar