190 Siswa SD Pekalongan Bersaing di FLS3N 2026, Pemkab Siapkan Reward bagi Peserta Berprestasi

190 Siswa SD Pekalongan Bersaing di FLS3N 2026, Pemkab Siapkan Reward bagi Peserta Berprestasi
PEMBUKAAN - Pembukaan FLS3N Kabupaten Pekalongan yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, S.IP., MM.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan kembali menyelenggarakan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-kabupaten pada tahun 2026. Ajang kompetisi ini difokuskan sebagai wadah untuk menggali potensi seni, kreativitas, sekaligus menanamkan karakter budaya bangsa pada anak usia dini.

Ketua Panitia FLS3N 2026 Kabupaten Pekalongan, Enawati Dasa Saputri, memaparkan bahwa festival ini diikuti oleh 190 peserta didik yang merupakan putra-putri perwakilan terbaik dari 19 kecamatan di wilayah tersebut.

Para peserta akan unjuk gigi dalam tujuh cabang kesenian yang dikompetisikan, yakni seni tari, pantomim, menyanyi solo, mendongeng, seni kriya, gambar bercerita, hingga kemampuan menulis cerita.

Baca Juga:Bantah Isu Beli Mobil Listrik, Bupati Batang Faiz Kurniawan: Cuma Uji Coba dan Sewakan Lahan SPKLUTerjegal Status Aset, Rencana Revitalisasi Taman Kalireyeng Kendal Mandek pada 2026

“Melalui tema ini, kami ingin menekankan bahwa pengembangan karakter murid tidak dapat dipisahkan dari proses kreatif dan pemaknaan nilai seni budaya. Ajang ini menjadi sarana strategis untuk membangun generasi yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing,” tutur Enawati saat memberikan laporan kegiatan. Ia juga memastikan seluruh panduan lomba telah disusun agar proses kompetisi berjalan transparan dan akuntabel.

Komitmen Reward dari Pemkab

Kegiatan FLS3N 2026 ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara panitia, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), dan elemen pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul dalam momen yang luar biasa ini. Semua agenda memang butuh komunikasi dan kebersamaan. Jika kita tidak baik dalam memprogram kegiatan ini, imbasnya akan langsung ke anak-anak kita,” ujar Kholid.

Menyikapi antusiasme peserta yang tinggi, Kholid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menaruh perhatian penuh dalam mendukung minat dan bakat generasi muda, selaras dengan semangat Hari Pendidikan Nasional. Pihaknya bahkan telah menyiapkan apresiasi khusus bagi para juara.

“Dengan kolaborasi yang luar biasa bersama K3S, pemerintah daerah pasti komitmen pada program prioritas untuk meningkatkan minat bakat anak. Kami sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten tetap berkomitmen untuk memberikan reward kepada anak-anak yang berprestasi,” tegasnya.

Pelaksanaan FLS3N tahun ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang penyaringan siswa berprestasi menuju kompetisi tingkat provinsi, tetapi lebih luas lagi, menjadi ruang kebebasan berekspresi untuk menguatkan identitas karakter kebudayaan bangsa. (mal)

0 Komentar